Untuk menjamin keselamatan para penumpang, PT KAI telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan salah satunya mewajibkan penumpang memakai face shield.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 03 Juni 2020 - 15:58 WIB
WowKeren - Skenario new normal kian bergaung. Sejumlah sektor tengah menyiapkan protokol kesehatan untuk menyongsong hidup baru ini.
Tak terkecuali PT Kereta Api Indonesia (KAI). Untuk menjamin keselamatan para penumpang, PT KAI telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan.
Salah satunya yakni mewajibkan penumpang untuk memaki masker ataupun face shield. Tak perlu khawatir, karena face shield ini akan disiapkan oleh PT KAI.
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan jika pemakaian face shield ini diwajibkan sampai penumpang keluar dari area stasiun. "Face shield tersebut wajib digunakan penumpang hingga keluar dari area stasiun kedatangan," ujar dia melalui keterangan resmi, Rabu (3/6).
Sementara itu saat memasuki area stasiun, penumpang diwajibkan untuk memakai masker. Para penumpang yang hendak masuk ke stasiun juga tidak diperbolehkan jika memiliki suhu tubuh di atas 37.3 derajat Celsius.
Untuk memastikan kesehatan penumpang, maka pengukuran suhu tak hanya dilakukan saat memasuki area stasiun. Namun bahkan di dalam area pun juga akan dilakukan pengukuran setiap 3 jam sekali. Pihak stasiun juga telah menyiapkan ruang isolasi khusus bagi penumpang yang ternyata memiliki suhu di atas rata-rata dan menunjukkan gejala terpapar COVID-19.
"Bila kondisi penumpang perlu penanganan segera, kami akan menghubungi dokter," lanjut Joni. "Atau petugas kesehatan di stasiun terdekat yang memiliki fasilitas pos kesehatan."
Terkait pemesanan kereta, hanya dapat dilakukan secara online melalui aplikasi KAI Access, website KAI, maupun mitra penjualan tiket resmi KAI lainnya. Untuk loket memang dibuka namun hanya digunakan untuk melayani pembelian go show atau tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
Tak berhenti sampai di situ, untuk mengurangi seminimal mungkin kontak fisik maka pada proses boarding, penumpang melakukan scan tiket secara mandiri. Tentu saja, hal ini dilakukan usai menunjukkan tiket dan identitas penumpang kepada petugas boarding. "Langkah ini untuk meminimalisasi kontak fisik antara penumpang dan petugas," ujar Joni.
(wk/zodi)