Andi Soraya Dibikin Galau Soal Penerapan New Normal, Kok Bisa?
WowKeren/Fernando
Selebriti

Pemerintah saat ini tengah bersiap untuk menerapkan sistem new normal. Siapa sangka hal ini justru membuat bintang film dan sinetron Andi Soraya jadi galau.

WowKeren - Pemerintah telah merencanakan untuk melakukan penerapan normal baru (new normal) di tengah wabah corona. Artinya, masyarakat bisa beraktivitas, dengan catatan mengikuti protokol kesehatan yang ketat sesuai imbauan pemeritah berdasarkan pertimbangan ahli.

Pola kehidupan new normal sendiri sudah dilakukan beberapa wilayah di Jawa Barat, salah satunya di Kota Depok. Bintang film dan sinetron Andi Soraya pun ikut angkat bicara soal kesiapannya menjalani new normal atau normal baru dalam kehidupannya nanti.

Menurut Andi soraya, masyarakat Indonesia akan bisa beradaptasi dengan kehidupan new nornal atau normal baru, karena sudah dijalani sejak adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penerapan new normal sendiri sebagai cara pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau COVID-19 yang masih meluas di Indonesia.

"Ya new normal ini kan berarti harus pakai masker setiap harinya," kata Andi Soraya kepada WowKeren saat ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (5/6). "Jadi kita ya jalani aja."


Andi menambahkan bahwa ada hal yang ia bingungkan jika Pemerintah menerapkan kehidupan new normal. "Bingung aja, kalau dunia entertain, apakah sudah bisa syuting di penerapan new normal ini?," ujarnya.

Bagi mantan istri Steve Emmanuel itu, tidak mungkin baginya harus melakukan proses adegan di lokasi syuting dengan menggunakan masker. "Masa syuting pakai masker? Kan enggak mungkin," ungkapnya.

Meski begitu, sebagai warga negara yang baik Andi Soraya hanya bisa mematuhi peraturan yang sudah dibuat pemerintah Indonesia. Hanya saja Andi Soraya meminta kepada masyarakat untuk tidak bandel dan melanggar aturan new normal atau normal baru nantinya.

"Jangan sampai terjadi gelombang kedua penyebaran virus corona atau COVID-19," ujar Andi Soraya. "Karena itu pasti lebih dasyat."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts