Warga Sidoarjo Gelar Tasyakuran Karena PSBB Tak Diperpanjang, Netizen Sebut Corona Sedang 'Tertawa'
Nasional

Seperti diketahui PSBB Surabaya Raya diputuskan tidak diperpanjang sejak berakhir pada 8 Juni lalu. Keputusan tersebut rupanya disambut bahagia oleh warga Sidoarjo berikut ini.

WowKeren - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memutuskan bahwa masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya tidak diperpanjang setelah berakhir pada 8 Juni lalu. Kebijakan di masing-masing wilayah yang meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Gresik menjadi kewenangan pihak kabupaten atau kota. Selanjutnya diberlakukan masa transisi untuk menekan laju corona yang berlangsung selama 14 hari.

Kebijakan untuk tidak memperpanjang masa PSBB tersebut rupanya disambut penuh syukur oleh warga Sidoarjo. Sederet foto disebarkan dalam Twitter saat warga perumahan di wilayah Sidoarjo menggelar tasyakuran.

Tampak makanan yang ditata di atas daun pisang diletakkan memanjang di bagian tengah jalan. Sementara di kedua sisi ada para warga yang duduk bersebelahan, bahkan tak mengenakan masker.

"Corona tertawa melihat ini," tulis pemilik akun @divyarnindita pada Rabu (10/6). "Dpt kiriman di wag foto acr pembubaran pos check point tingkat rt rw di kampumg sebelah perumahan di kletek sidoarjo, psbb tdk diperpanjang bukan berarti virus sdh hilang, spt nya msh bnyk warga yg blm paham ttg konsep 'new normal' @e100ss."


Tasyakuran Warga Twitter

Twitter

Warga Twitter ramai berkomentar menanggapi foto warga Sidoarjo tasyakuran PSBB tak diperpanjang tersebut. Sebagian besar netizen miris mengetahui masyarakat yang belum paham konsep New Normal yang diberlakukan oleh pemerintah untuk menekan penyebaran virus Corona.

"Menurutku Bukan karena merekanya gak paham. Mereka berfikir kan itu hajatan di kampung sendiri jadi mereka merasa aman dan percaya gitu. Kalo salah mohon benerin," tulis akun @aldy***. "Iya terus kl ada carrier, virusnya sungkan gitu untuk nyebar. Gk enakan sama tetangga sendiri.. Itu kl berani tes masal kyk surabaya pasti buanyaaak yg jd carrier.." sambung akun @ade***. "Wis sing penting mugo2 seger waras kabeh sedulur jawa timur," sambung akun @keny***.

"Mantap, mukbang corona," komentar akun @khisa***. "Dari awal checkpoint juga udah ketawa, jadi tempat nongkrong baru," seru akun @bukan***. "Dan Jawa Timur terus mengejar DKI Jakarta dalam perebutan posisi puncak klasemen provinsi paling banyak kasus COVID-19, saudara-saudara.... #COVID19," imbuh akun @ulet***.

(wk/tria)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait