NU Tanggapi Soal Bantuan Dana Rp 236 Triliun Dari Pemerintah Untuk Pesantren Hadapi New Normal
Nasional

Nahdlatul Ulama turut menanggapi perihal rencana bantuan dana dari pemerintah senilai Rp 236 triliun untuk menunjang pondok pesantren dalam menghadapi new normal.

WowKeren - Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU) Abdul Ghofarrozin menanggapi perihal rencana pemerintah menggelontorkan Rp2,36 triliun untuk pondok pesantren menghadapi new normal. Menurutnya, rencana tersebut tidak sesuai yang dibayangkan pihaknya.

Mengaku turut mengikuti rapat pembahasan dana bantuan untuk pesantren, pria yang akrab disapa Gus Rozin ini mengatakan bahwa dana tersebut tidak akan cukup. Mengingat tercatat ada 21 ribu pondok pesantren yang akan menghadapi new normal.

"Menurut kami itu jauh dari apa yang kita bayangkan dan usulkan. Lebih sedikit," kata Rozin mengutip dari CNNIndonesia.com saat dihubungi pada Rabu (10/6). Rozin lantas menerangkan bahwa Kementerian Agama menyebut Rp2,36 triliun akan dibagi rata ke 21 ribu pondok pesantren.

Kendati demikian, kisaran yang akan didapat setiap pesantren adalah Rp25 juta bantuan umum plus Rp1,5 juta untuk bantuan layanan internet. Rozin kemudian mempertanyakan soal nasib pesantren yang memiliki santri lebih dari 20 ribu. Selain itu, jumlah pesantren yang ada di Indonesia juga berkisar di angka 28 ribu.


Meski tidak menghitung secara rinci dana yang dibutuhkan untuk menunjang new normal, namun RMI-PBNU mendata sejumlah kebutuhan prioritas untuk pesantren. Kebutuhan prioritas tersebut seperti tes massal, ruang karantina, perbaikan sanitasi, dan kebutuhan internet bagi santri yang belum kembali ke pondok.

Rozin menerangkan bahwa kebutuhan tersebut tidak disinggung oleh Kemenag saat rapat. "Misalkan untuk mengaktifkan kembali pesantren ini, kan dibutuhkan bantuan adanya tes Covid-19. Kalau enggak bisa swab, ya rapid test lah untuk semua pesantren, untuk semua santri dan guru yang sudah mau aktif," papar Rozin.

Terkait hal tersebut, kini pihaknya telah mengirimkan surat ke pemerintah. Ia juga berharap agar usulan tersebut bisa menjadi pertimbangan pemerintah.

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan anggaran Rp2,36 triliun sudah disetujui Kemenkeu untuk bantuan ke pondok pesantren. Anggaran itu akan dipakai sebagai penunjang new normal di ponpes. Dana itu akan disalurkan ke 21 ribu ponpes dan 1,2 juta ustaz secara proporsional.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait