Gugatan Ruben Onsu Soal Merek Dagang Ditolak, Terbukti Catut Nama Usaha Orang Lain?
Instagram/ruben_onsu
Selebriti
Sengketa Merek Geprek Bensu

Mahkamah Agung telah memutuskan untuk menolak gugatan Ruben Onsu terhadap pebisnis yang juga memakai nama 'Bensu' dalam bisnis kulinernya. Lalu apa alasannya?

WowKeren - Ruben Onsu telah menggugat pebisnis lain yang menggunakan nama "Bensu" seperti produk ayam gepreknya. Suami Sarwendah tersebut sudah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat sejak 25 September 2018 lalu.

Namun gugatan tersebut ditolak, sehingga Ruben kembali mengajukan gugatan ke PN Niaga Jakarta Pusat pada 23 Agustus 2019. Kendati begitu, gugatan Ruben tersebut kembali ditolak seluruhnya pada 13 Januari 2020 lalu, dan menyatakan bahwa PT Ayam Geprek Benny Sujono adalah pemilik sah dan pemakai pertama merek "I Am Geprek Bensu".

Mahkamah Agung memutuskan bahwa sertifikat pendaftaran merek ayam geprek beserta 6 produk kuliner bernama Bensu milik Ruben sudah batal secara hukum sejak 20 Mei 2020. Direktur PT Ayam Geprek Benny Sujono, berharap Ruben segera menindaklanjuti keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.


"Kami sangat bersyukur, silang sengketa ini berakhir juga," ungkap Kurniawan selaku Direktur PT Ayam Geprek Benny Sujono dilansir Kumparan pada Kamis (11/6). "Dengan putusan berkekuatan hukum tetap, menolak gugatan RO (Ruben Onsu)."

Sementara itu, perselisihan Ruben dengan pihak PT Ayam Geprek Bensu sudah berlangsung sejak tahun 2017 silam. Rupanya kakak Jordi Onsu tersebut sempat bekerja sebagai duta promosi untuk bisnis I Am Geprek Bensu sekitar Mei 2017.

Akan tetapi, setelah 4 bulan bekerja Ruben justru mengklaim "Bensu" sebagai singkatan namanya. Hingga berita ini ditulis, pihak Ruben maupun pengelola Geprek Bensu belum memberikan tanggapan mengenai keputusan pengadilan tersebut.

"Padahal PT Ayam Geprek Bensu sudah ada sejak Maret 2017, sebelum RO masuk bergabung dengan klien kami," ujar kuasa hukum PT Ayam Geprek Bensu, Eddie Kusuma. "'I Am Geprek Bensu' milik klien saya sudah terdaftar pada Direktorat HKI pada 3 Mei 2017."

(wk/evaa)

You can share this post!

Related Posts