Produk BBM yang akan dihapus nantinya mengacu pada peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengenai pembatasan RON atau oktan BBM berkadar rendah yang tak ramah lingkungan.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 16 Juni 2020 - 08:20 WIB
WowKeren - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan pihaknya akan menghapus sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM). Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Produk yang akan dihapus nantinya mengacu pada ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengenai pembatasan Research Octane Number (RON) atau oktan BBM berkadar rendah yang tak ramah lingkungan. Dengan demikian, Pertamina ke depannya hanya akan memprioritaskan BBM ramah lingkungan.
"Ada regulasi KLHK yang menetapkan bahwa untuk menjaga polusi udara ada batasan di RON berapa, di kadar emisi berapa," jelas Nicke dalam diskusi virtual pada Senin (15/6). "Jadi nanti yang kami prioritaskan produk yang ramah lingkungan."
Sebagai informasi, KLHK telah menerbitkan Peraturan Menteri KLHK Nomor P.20/MENLHK/Setjen/KUM.1/3/2017. Permen ini mengatur soal baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan orang (kategori M), angkutan barang (kategori N), dan kendaraan motor penarik untuk gandengan (kategori O).
Berdasarkan Permen tersebut, pemerintah menetapkan penggunaan BBM tipe Euro4 atau setara BBM oktan 91 ke atas secara bertahap, mulai 2019 hingga 2021. Diketahui, produk BBM Pertamina yang kadar oktannya di bawah 91 saat ini adalah Premium. Ini berarti, menurut Beleid tersebut, produk Premium memang harus dihilangkan secara bertahap dari pasaran.
Meski demikian, Nicke menyebut bahwa Pertamina kini masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait produk BBM mana saja yang akan dihilangkan. Nicke memang tidak menyebut produknya, namun ia mengaku akan mendorong masyarakat untuk menggunakan BBM yang ramah lingkungan.
"Untuk mendukung lingkungan yang lebih sehat dan bersih ke depannya saya ingin masyarakat menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan," tutur Nicke. "Tentu kami juga akan menyediakan yang lebih banyak lagi yang terjangkau."
Menurut Nicke, penghapusan sejumlah produk BBM akan mengurangi biaya penyaluran atau distribusi BBM ke berbagai daerah. Selain itu, Nicke juga menyebut hal ini bisa membuat harga BBM menjadi lebih murah. "Jadi itu arahnya dan sedang kami koordinasikan dengan pemerintah," pungkas Nicke.
(wk/Bert)