Pejabat Atlanta merilis foto tersangka dalam penyelidikan pembakaran restoran cepat saji Wendy's saat demo kematian Rayshard Brooks pada Sabtu (13/6). Bagi yang bisa menangkap pelaku akan diberi imbalan sebesar USD 10 ribu.
- Nidya Putri
- Kamis, 18 Juni 2020 - 14:40 WIB
WowKeren - Kematian Rayshard Brooks (27), pria kulit hitam yang tertembak oleh polisi Atlanta, Amerika Serikat memicu kembali demonstrasi terkait persoalan rasisme. Sayangnya di tengah demonstrasi tersebut, terdapat seseorang yang melakukan aksi pembakaran restoran cepat saji Wendy's yang menjadi lokasi tewasnya Brooks.
Peristiwa pembakaran ini tentunya membuat pihak berwajib menawarkan hadiah sebesar USD 10 ribu kepada siapapun yang bisa menangkap sang pelaku. Diketahui salah seorang pelaku merupakan orang berkulit putih.
Kekinian, Pejabat Atlanta merilis foto tersangka dalam penyelidikan pembakaran Wendy's saat demo kematian Brooks. Foto tersebut dirilis pada Selasa (16/6) lalu.
Foto yang diduga sebagai tersangka tersebut menunjukkan dua orang perempuan kulit putih. Sebelumnya, tersangka didapati mengenakan pakaian hitam dan penutup wajah.
Namun, dalam foto terbaru nampak wanita yang mengenakan atasan hitam dengan kemeja ungu melilit pinggang dan kalungnya. Reporter Portia Bruner dari Fox 5 pun memposting foto-foto tersebut di akun Twitternya.
Departemen Pemadam Kebakaran Atlanta mengatakan kebakaran dimulai di beberapa lokasi menggunakan beberapa metode dan perangkat pembakar. Pejabat percaya ada setidaknya 10 upaya untuk membakar restoran, Fox 5 melaporkan.
Restoran, yang berada di bagian barat daya kota, adalah lokasi Brooks ditembak mati oleh polisi pada hari Jumat. Saat itu, salah satu pegawai restoran cepat saji tersebut menelpon polisi lantaran Brooks tertidur di mobilnya di area drive-thru.
Setelahnya, polisi tersebut menangkap Brooks untuk dilakukan tes kesadaran. Sayangnya, ia tak lolos tes tersebut dan berusaha melepaskan diri dari para petugas. Begitu ia berhasil melepaskan diri, salah satu dari petugas justru melepaskan tembakan kepadanya.
Hingga kini, anggota kepolisian Atlanta, Garrett Rolfe yang merupkan pelaku penembakan telah dicopot dari jabatannya. Tak hanya itu, ia juga akan menghadapi 11 dakwaan salah satunya terkait pembunuhan.
Dilansir AFP, Rolfe akan menghadapi dakwaan penyerangan, pelanggaran prosedur kepolisian, hingga pembunuhan. Jika terbukti bersalah, Rolfe bisa menghadapi hukuman mati.
(wk/nidy)