Haji Terbatas 2020: Kuota 1.000 Orang Untuk Jemaah Usia di Bawah 65 Tahun
Dunia
Pro-Kontra Pembatalan Haji 2020

Pemerintah Arab Saudi memutuskan tetap menggelar ibadah haji terbatas 2020. Dalam pelaksanaannya, akan disediakan kuota sebanyak 1.000 jemaah dalam negeri yang berusia di bawah 65 tahun.

WowKeren - Pandemi corona (COVID-19) membuat sejumlah negara meniadakan pelaksanaan Ibadah Haji 1441 Hijriah yang jatuh pada Juli 2020 mendatang. Salah satu negara yang meniadakan ibadah haji tahun ini adalah Indonesia.

Meski begitu, Pemerintah Arab Saudi memilih untuk tetap melaksanakan Ibadah Haji. Ibadah Haji tersebut hanya dapat diikuti oleh ekspatriat yang telah bermukim di Arab Saudi. Selain itu pemerintah setempat juga membatasi jumlah jemaah yang bisa menunaikan Ibadah Haji.

Kekinian, Arab Saudi menyebutkan bahwa kuota yang dibuka sebanyak 1.000 jemaah untuk yang berasal dari dalam negeri. "Jumlah jemaah akan sekitar 1.000, mungkin kurang, mungkin lebih sedikit. Angkanya tidak akan sepuluh ribu atau ratusan ribu," ujar Menteri Haji Arab Saudi Mohammad Benten di hadapan wartawan di Riyadh dilansir AFP, Rabu (24/6).


Benten mengatakan pemerintah bakal menimbang berbagai misi diplomatis buat memilih jemaah asing yang tinggal di dalam negeri dan memenuhi kriteria kesehatan untuk diizinkan menjalankan haji.

Bukan cuma kuota yang dibatasi, Menteri Kesehatan Arah Saudi, Tawfiq al-Rabiah juga menjelaskan ibadah haji hanya dilakukan untuk jemaah berusia di bawah 65 tahun dan tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Jemaah akan dites COVID-19 sebelum memasuki Mekkah dan harus menjalani karantina setelah ibadah.

Terkait keputusan ibadah haji terbatas rupanya mendapat respon beraga dari umat Muslim di seluruh dunia, salah satunya Indonesia. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan keputusan itu sejalan dengan pemerintah Indonesia yang meniadakan ibadah haji pada tahun ini karena pandemi.

"Keputusan Saudi sejalan dengan dasar pembatalan keberangkatan jemaah Indonesia yang diumumkan 2 Juni lalu," ujar mantan Wakil Panglima TNI itu, dilansir dari Tribun News. "Yaitu keselamatan jemaah Haji."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts