DPR Singgung 'Tak Rela' Saat Bela Edhy Prabowo Soal Ekspor Benih Lobster, Sindir Susi Pudjiastuti?
Instagram/edhy.prabowo/susipudjiast
Nasional
Kebijakan Edhy Prabowo vs Susi Pudjiastuti

Fraksi Gerindra DPR RI meyakini polemik soal ekspor benih lobster yang diizinkan oleh Menteri KKP Edhy Prabowo ada 'campur tangan' dari menteri lama yang belum rela melepaskan jabatannya.

WowKeren - Kebijakan terbaru Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sedang menjadi perdebatan panas di masyarakat. Sebab Edhy diketahui kembali mengizinkan praktik ekspor benih lobster yang sempat dilarang di era Susi Pudjiastuti.

Kebijakannya ini semakin ramai dibicarakan pasca terungkap ada politikus-politikus Gerindra yang ikut mendapatkan keuntungan. Namun nyatanya ada beberapa pihak di DPR RI yang sepakat dengan langkah Edhy ini.

Seperti misalnya anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra, Darori Wonodipuro, yang sepakat dengan kebijakan Edhy. Ia bahkan menilai pro dan kontra yang berkembang saat ini masih ada "campur tangan" dari menteri lama yang disebutnya belum rela melepaskan jabatan.

"Ada mantan menteri belum rela melepaskan jabatannya. Kok yang direcokin lobster?" kata Darori dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (6/7).


Darori memang tak menyebutkan nama menteri yang dimaksud, namun jabatan KKP diketahui dipegang oleh Susi pada periode sebelumnya. Susi pun menjadi salah satu pihak yang bersikeras menolak praktik ekspor benih lobster karena takut berpotensi membuat hewan itu menjadi punah.

Darori kembali mengingatkan bahwa ekspor benih lobster ini bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat terkait pula. Selain itu, kinerja KKP di bawah arahan Edhy Prabowo selama ini pun baik, sehingga sebaiknya publik memberikan kesempatan bagi sang menteri agar bekerja.

Hal senada juga diungkap oleh Ketua Umum Fraksi Nasional Demokrat DPR RI, Ahmad Ali. Ahmad mengaku mendukung kebijakan ekspor benih lobster, hanya saja sebaiknya KKP memperbaiki narasi yang beredar agar tak terjadi salah paham lebih lanjut.

"Sehingga di luar tidak terkesan kebijakan ekspor lobster hanya untuk kepentingan orang-orang tertentu," jelas Ahmad, dilansir dari Detik Finance. "Ini yang kemudian narasinya, tolong KKP diperbaiki."

Di sisi lain kebijakan ekspor benih lobster ini diklaim Edhy Prabowo sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Untuk aspek keberlangsungan sumber dayanya, Edhy menegaskan bahwa seekor lobster dewasa bisa bertelur sampai 1 juta butir.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts