Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo juga menyoroti jumlah kasus COVID-19 yang terus menurun di Papua. Sebaliknya, angka kesembuhan terus meningkat.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 13 Juli 2020 - 15:03 WIB
WowKeren - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengakui jika angka kasus positif COVID-19 di Papua relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan provinsi lain. Ia pun memuji langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah setempat dalam menangani COVID-19 hingga mampu menekan penyebarannya.
"Kita lihat Papua sudah alami kemajuan," kata Doni usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (13/7). "Pak Menko dan Menkes berkunjung ke Papua, ada satu strategi yang sangat positif di mana Papua melakukan penegakan disiplin berdasarkan kearifan lokal."
Selain itu, Doni juga menyoroti jumlah kasus COVID-19 yang terus menurun di Papua. Sebaliknya, angka kesembuhan terus mengalami peningkatan. "Kasus di Papua mengalami penurunan dan angka sembuh alami peningkatan," lanjutnya.
Doni melanjutkan jika ada 8 provinsi yang menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Adapun ke-8 provinsi yang dimaksud yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.
Selanjutnya, upaya melakukan testing, tracing, dan treatment harus menjadi prioritas. Terutama bagi pasien yang tidak memiliki gejala atau OTG. Para OTG harus bisa disiplin melakukan karantina mandiri agar tidak menjadi ancaman bagi lainnya.
"Tetapi mereka potensi OTG yang positif harus betul-betul positif disiplin karantina dan isolasi mandiri," tutur Doni. "Termasuk yang disediakan pemerintah."
Pemerintah akan lebih memprioritaskan untuk melakukan tes PCR. Sebab mendeteksi virus corona dengan tes ini dinilai lebih akurat dibanding tes cepat atau rapid test.
"Kita akan berupaya arahannya ke depan PCR test karena tingkat akuratnya lebih bagus," imbuh Doni. "Selama PCR belum terpenuhi, jalan tengahnya untuk sementara rapid test."
Sebelumnya, Menkes Terawan juga sempat memuji kondisi daya tahan tubuh orang Papua. Terawan mengakui jika orang Papua memang memiliki imun yang kuat. "Memang orang Papua bandel (kuat) imunnya," kata Terawan dalam video conference, seperti dilansir dari Detik pada Selasa (7/7).
(wk/zodi)