185 WNI di Arab Saudi Positif COVID-19, Mayoritas Berprofesi Sebagai Ini
Nasional

Menurut data terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka COVID-19 di Arab Saudi kini telah mencapai 240.474 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.325 pasien dinyatakan meninggal dunia.

WowKeren - Pandemi corona hingga kini masih belum berakhir dan bahkan telah menjangkit lebih dari 13 juta oran di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, angka kasus COVID-19 telah mencapai 81.668 kasus per Kamis (16/7).

Angka warga negara Indonesia (WNI) yang terjangkit COVID-19 di luar negeri rupanya juga turut bertambah. Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha, penambahan pasien COVID-19 WNI yang relatif tinggi salah satunya terjadi di Arab Saudi.

Berdasarkan catatan Kemenlu, WNI yang dinyatakan positif COVID-19 di Saudi mencapai 185 orang. 51 orang di antaranya telah dilaporkan meninggal dunia.

"Warga negara kita yang ada di Saudi yang terkonfim positif Covid dapat kami sampaikan jumlahnya saat ini terdapat 185 orang," terang Judha dalam konferensi pers virtual pada Jumat (17/7). "Di mana 82 sedang dirawat, 52 sembuh, dan 51 meninggal dunia."


Menurut data terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka COVID-19 di Saudi kini telah mencapai 240.474 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.325 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Judha menjelaskan bahwa mayoritas WNI yang terjangkit COVID-19 di Saudi adalah pekerja migran yang bekerja di sektor domestik sebagai sopir dan perawat. Adapun pasien COVID-19 WNI paling banyak tinggal di wilayah Jeddah, Mekah Madinah, dan Thaif.

Menurut Judha, seluruh biaya perawatan WNI yang terjangkit COVID-19 tersebut akan ditanggung oleh Kerajaan Saudi. "Kerajaan Arab Saudi menanggung seluruh biaya perawatan bagi warga yang positif terinfeksi COVID, bahkan untuk yang undocumented juga tetap diberikan pelayanan tersebut,"

Sementara itu, KBRI dan KJRI di Saudi juga telah memberikan imbauan kepada seluruh WNI untuk terus menerapkan protokol kesehatan demi menghindari penularan COVID-19. Beberapa langkah yang disarankan adalah menjaga jarak, rajin mencuci tangan, selalu mengenakan masker, hingga menjaga asupan makanan dengan baik. "Serta menghubungi segera perwakilan RI jika mendapat kesulitan," pungkas Judha.

Di sisi lain, Kemenlu mencatat jumlah WNI yang terjangkit COVID-19 di luar negeri kini telah mencapai 1.197 orang per Kamis (16/7). WNI yang telah dinyatakan sembuh pun meningkat menjadi 780 orang atau sebanyak 65 persen dari jumlah kasus keseluruhan.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait