Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dinyatakan terinfeksi virus corona usai bertemu Presiden Jokowi. DPR langsung pertanyakan sistem pengawasan di Istana selama pandemi.
- Ruth Meliana
- Sabtu, 25 Juli 2020 - 09:19 WIB
WowKeren - Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Purnomo sendiri menjalani swab test PCR pada Jumat (17/7), atau tepat satu hari setelah dirinya bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Kamis (16/7) lalu. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) langsung menyorot tajam mengenai hal ini.
Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay lantas mempertanyakan protokol kesehatan hingga pengawasan yang dilakukan pihak Istana saat menerima tamu. Ia mengaku khawatir dengan pertemuan tersebut yang dinilai bisa menciptakan di tempat tinggal orang nomor satu di Indonesia itu.
”Kita tentu merasa khawatirlah dengan fenomena seperti ini karena apa,” kata Saleh seperti dilansir dari Detik, Jumat (24/7). “Karena ternyata pengawasan terhadap orang-orang yang katakanlah masuk ke Istana tidak begitu baik.”
Kasus Purnomo yang terinfeksi virus corona dan lolos dari pemeriksaan Istana tentunya menunjukkan adanya sistem pengawasan yang lemah. Menurutnya, pihak Istana seharusnya bisa menciptakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang lebih ketat agar lebih baik, aman, dan steril.
”Semestinya istana itu tempat yang steril bagi presiden dan seluruh pembantu presiden,” ujar Saleh. “Tetapi dengan kejadian ini seperti protokol kesehatan di istana itu tidak sebagaimana yang kita harapkan.”
”Terbukti dengan lolosnya Achmad Purnomo beberapa hari lalu bertemu presiden,” sambungnya. “Mestinya ada pemeriksaan suhu, dan itu jauh mestinya lebih komplit pemeriksaannya daripada di mall dan di kantor-kantor dan sebagainya. Ini mesti kita pertanyakan soal keamanan.”
Oleh sebab itu, DPR mendesak agar Istana mulai membenahi diri terkait sistem pengawasan dan keamanan dalam menerima tamu di tengah pandemi. Para tamu yang hendak bertemu dengan Presiden Jokowi harus benar-benar dipastikan steril dari virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.
”Pihak Istana ke depannya lebih hati-hati dalam terima tamu-tamu yang masuk dalam Istana,” saran Saleh. “Karena saya liat presiden malah banyak menerima tamu.”
”Aktivitas itu dibolehkan selama kedua belah pihak baik tamu dan penerima tamu dua-duanya sudah steril,” sambungnya. “Sehingga tidak ada kekhawatiran kita berkembangnya terjadi transmisi lokal virus COVID-19.”
Presiden Jokowi sendiri sudah langsung melakukan swab test setelah mengetahui Purnomo positif COVID-19. Saleh lantas mendoakan agar Presiden Jokowi tetap baik-baik saja dan hasil swab negatif.
”Kita dorong petugas-petugas atau dokter-dokter istana untuk segera memeriksa atau men-test Presiden Jokowi,” tutur Saleh. “Untuk memastikan bahwa beliau itu adalah sehat dan betul betul prima sehingga kita tidak khawatir apapun semoga kita doakan tidak ada apa-apa.”
(wk/lian)