Anji masih terus menuai pro-kontra sejak mengutarakan pendapatnya terhadap wabah virus corona atau COVID-19. Kali ini, Anji kembali menuai kritikan akibat rencana konsernya.
- Eva Ayu Rahmawati
- Senin, 27 Juli 2020 - 12:40 WIB
WowKeren - Anji belakangan ini menuai kontroversi akibat pernyataannya terkait wabah virus corona (COVID-19). Sebelumnya, Anji pernah membahas kejanggalan foto jenazah pasien positif COVID-19 yang seolah direkayasa.
Selain itu, Anji pun menunjukkan bahwa ia mendapatkan dukungan dari artis dengan lebih dari 19 juta followers yang setuju dengan pendapatnya. Meski tak menyebutkan nama, publik menduga bahwa ciri-ciri artis yang dimaksud oleh Anji adalah Rina Nose.
Postingan Anji pun dianggap membuat masyarakat salah persepsi dan cenderung menyepelekan COVID-19. Tak hanya netizen, beberapa publik figur pun turut mengkritik sikap mantan vokalis bang Drive tersebut yang terkesan enggan dibantah opininya.
Belum selesai dengan kontroversi tersebut, Anji kembali menerima kritikan saat mengunggah sebuah video di Instagram pada Senin (27/7). Dalam video tersebut, Anji tampak menikmati keindahan alam hutan di sebuah pegunungan bersama dua orang temannya, dan berencana menggelar konser di sana.
"CARI PANGGUNG? Enggak," tulis Anji di bagian keterangan Instagram. "Yang benar, saya dan LMDH akan membuat panggung dan ngajak banyak Musisi manggung di sebuah tempat yang keren, di Gunung Puntang."
Sontak rencana Anji untuk menggelar konser di tempat tersebut banyak menuai kritikan dari netizen, lantaran dianggap berpotensi merusak alam sekitar. Mereka meminta pelantun lagu "Menunggu Kamu" tersebut untuk mengurungkan rencananya.
"Jangan kau rusak lagi hutan itu... cukup biarkan begitu.... lu sudah tau kalo alam di ekplore.. berbondong rakyat kesana... tidsk ada kesadaran untuk menjaga alam... sampah bnayak.. hanya anaka gunung yg patuh biarpun itu sebagian.. ini kalangam umum masuk alam.. auto hancur alam itu.. bukti? banyak..." kritik akun @fernando******tino_sigiro. "Gausah aneh aneh dah, ekosistem yang ada biarin gitu aja," seru akun @hely******parel.
"Gak usah lah bang batalin aja, nanti malah banyak sampah, kita kan tau karakter masyarakat seperti apa, mending buat gerakan yang menjaga alam, biarlah yang alami apa adanya," komentar akun @agus*****1208. "Biarkan music bermain di tempat yg seharusnya... biarkan hutan menjadi sesuai fungsinya.... salam lestari," sahut akun @tag***pat.
(wk/evaa)