Aceh Masuk 10 Provinsi Dengan Kasus Corona Harian Tertinggi Untuk Pertama Kalinya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dengan tambahan 103 pasien tersebut, Aceh berada di peringkat keenam dalam daftar provinsi penyumbang kasus COVID-19 tertinggi pada Jumat (31/7). Untuk pertama kalinya, Aceh masuk dalam daftar 10 besar harian.

WowKeren - Provinsi Aceh mencatatkan tambahan 103 kasus virus corona (COVID-19) pada Jumat (31/7) kemarin. Angka ini merupakan kasus COVID-19 harian tertinggi Aceh sejak pandemi memasuki Indonesia pada Maret 2020 lalu.

Dengan tambahan 103 pasien tersebut, Aceh berada di peringkat keenam dalam daftar provinsi penyumbang kasus COVID-19 tertinggi pada Jumat (31/7). Untuk pertama kalinya, Aceh masuk dalam daftar 10 besar harian.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus COVID-19 tertinggi dengan 430 pasien terkonfirmasi.

Kemudian disusul oleh Jawa Timur dengan 317 kasus corona baru, dan Jawa Tengah dengan 235 kasus COVID-19. Di peringkat empat ada Kalimantan Selatan yang melaporkan 128 kasus COVID-19, dan disusul oleh Sumatera Utara dengan 104 kasus corona.

Lalu Aceh berada di peringkat keenam dengan 103 kasus corona, dan disusul oleh Sulawesi Utara yang melaporkan 78 kasus COVID- 19. Kemudian ada Kepulauan Riau yang melaporkan 77 kasus corona, Sulawesi Selatan dengan 76 kasus positif, dan yang ke-10 ada Jawa Barat dengan 71 kasus COVID- 19.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif, pada Jumat (31/7) kemarin. "Ya benar, ada penambahan 103 kasus," tutur Hanif dilansir CNN Indonesia pada Sabtu (1/8) hari ini.

Hanif menjelaskan bahwa berdasarkan rinciannya, 103 kasus COVID-19 tersebut tersebar di Kota Banda Aceh sebanyak 32 pasien, Aceh Barat Daya sebanyak 16 pasien, Aceh Besar sebanyak 14 pasien, lalu Aceh Selatan sebanyak 11 orang. Kemudian di Bireun ada enam pasien, di Aceh Tamiang ada lima pasien, sedangkan Lhokseumawe, Aceh Tengah dan Aceh Barat masing-masing melaporkan empat pasien.

Lalu Langsa, Pidie dan Simeulue masing-masing melaporkan satu pasien. Dan satu kasus lainnya berasal dari warga luar daerah Aceh. Adapun secara kumulatif, jumlah kasus positif COVID-19 di Aceh kini telah mencapai 415 pasien.

Di sisi lain, Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA), Azharuddin menyatakan bahwa peningkatan rekor kasus corona ini terjadi karena masyarakat mulai mengabaikan imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan. Selain itu, Azharuddin juga mengaku bahwa saat ini masih ada warga yang tidak percaya akan adanya virus corona.

"Delapan dari 10 itu tidak percaya (adanya virus corona), yang percaya itu hanya dua orang. Makanya susah kita kalau masyarakat memang enggak percaya. Orang abai, karena dia memang tidak lihat, tidak yakin," kata Azharuddin. "Sosialisasi sudah baik, namun tingkat kedisiplinan masyarakat masih abai, cuek, dan tidak mau patuh."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts