Ma'ruf Amin Minta MUI Siapkan Fatwa Vaksin COVID-19
Instagram
Nasional
Vaksin COVID-19

Tak hanya terhadap vaksin COVID-19, Wapres Ma'ruf Amin juga menyebut bahwa fatwa para ulama beperan penting di tengah pandemi karena banyaknya penyesuaian baru.

WowKeren - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) perlu menyiapkan fatwa untuk vaksin virus corona (COVID-19) sebelum tersedia untuk masyarakat. Adapun vaksin COVID- 19 kini masih berada dalam proses penelitian dan pengembangan.

"Kita berdoa semoga upaya pemerintah dalam menyegerakan tersedianya vaksin dapat terwujud," tutur Ma'ruf dalam webinar bertajuk "Peranan Fatwa MUI pada Masa Pandemik COVID-19 dan Dampak Hukumnya" pada Rabu (5/8). "Dan dalam kaitan ini kita harapkan MUI perlu mempersiapkan fatwanya."

Menurut Ma'ruf, fatwa dapat dijadikan panduan untuk umat di tengah pandemi corona. Adapun pandemi sendiri disebutnya belum berakhir hingga vaksin COVID-19 ditemukan dan dinyatakan aman untuk digunakan masyarakat.

"Fatwa dapat memberikan bimbingan dan tuntunan bagi umat untuk melakukan penanggulangan dan mengatasi dampak pandemi COVID-19," terang Mahfud. "Karena fatwa yang benar akan senantiasa berorientasi pada kemaslahatan dan tidak menyulitkan."


Tak hanya terhadap vaksin COVID-19, Ma'ruf juga menyebut bahwa fatwa para ulama beperan penting di tengah pandemi karena banyaknya penyesuaian baru. Salah satunya adalah protokol kesehatan yang harus diterapkan dalam segala aktivitas di tengah pandemi.

"Banyak hal baru yang muncul sebagai akibat dari penyesuaian- penyesuaian dalam rangka menerapkan protokol kesehatan," kata Mahfud. "Khususnya di bidang keagamaan yang membutuhkan jawaban yang cepat dan relevan dengan situasi pandemi."

Penyesuaian baru tersebut dinilainya memerlukan kepastian hukum Islam. Oleh sebab itu, fatwa para ulama akan menjadi solusi bagi ketidakpastian di tengah pandemi corona. "Dalam konteks ini, fatwa, tausiyah, bayan, irsyadat, taujihat diyakini akan merupakan solusi atas permasalahan yang terjadi," pungkas sang Wapres.

Ma'ruf pun berharap agar vaksin COVID-19 bisa tersedia bagi masyarakat pada pertengahan tahun 2021, atau bahkan lebih cepat. Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah memastikan bahwa Bio Farma mampu memproduksi 250 juta dosis vaksin COVID-19 per akhir tahun 2020 ini.

Sembari menunggu vaksin COVID-19 pada awal tahun depan, Erick pun mengajak masyarakat untuk terus berdisiplin menerapkan protokol kesehatan. Ia meminta agar masyarakat terus menerapkan langkah 3M.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts