Presiden Brasil Jair Bolsonaro Ancam Pukul Wartawan Saaat Ditanya Soal Skandal Korupsi
Getty Images
Dunia

Reporter itu menanyakan tentang laporan yang menghubungkan Ibu Negara, Michelle Bolsonaro, dengan pensiunan polisi Fabricio Queiroz yang tengah diselidiki atas kasus korupsi.

WowKeren - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, langsung naik pitam ketika ditanya soal hubungan sang istri dalam skandal korupsi. Bahkan, Bolsonaro mengancam akan memukul seorang wartawan yang menanyakan hal tersebut,

"Saya sangat ingin memukul mulut Anda," ujar Bolsonaro ketika seorang reporter dari surat kabar Brasil, O Globo, mengajukan pertanyaan seputar skandal korupsi tersebut.

Disebutkan bahwa reporter yang diancam Bolsonaro adalah bagian dari kelompok wartawan yang bertemu dengan sang Presiden setelah kunjungan rutinnya pada Minggu (23/8) ke Katedral Metropolitan di Brasilia. Reporter dari O Globo itu menanyakan tentang laporan di majalah Crusoe yang menghubungkan Ibu Negara, Michelle Bolsonaro, dengan seorang pensiunan polisi sekaligus teman suaminya, Fabricio Queiroz. Dia juga mantan penasihat putra Bolsonaro, Flavio Bolsonaro yang sekarang menjadi senator.

Queiroz dan Flavio diketahui sedang diselidiki atas dugaan korupsi gaji pegawai pemerintah, ketika Flavio menjadi anggota dewan perwakilan rakyat daerah di Rio de Janeiro, dan sebelum Jair Bolsonaro menjadi Presiden pada Januari 2019. Menurut majalah tersebut, Queiroz menyimpan uang korupsi di rekening bank Michelle Bolsonaro antara 2011 dan 2016. Michelle tidak mengatakan apa-apa tentang kasus ini.


Jair Bolsonaro sendiri langsung mengabaikan protes dari jurnalis lain setelah pernyataan itu dan pergi tanpa memberikan komentar lebih lanjut. Usai insiden ancaman Bolsonaro tersebut, O Globo mengeluarkan pernyataan keberatan dengan sikap sang Presiden. Mereka mengatakan sang jurnalis hanya menjalankan pekerjaannya secara profesional.

Lebih lanjut, salah satu media paling tersohor di Brasil itu juga menyebut bahwa tindakan intimidasi yang dilakukan oleh Bolsonaro menunjukkan bahwa sang Presiden tidak mengakui kewajiban seorang pegawai negeri untuk bertanggung jawab kepada publik.

Sebagai informasi tambahan, selama ini Presiden Jair Bolsonaro memang selalu menuai kontroversi dan menuai kecaman publik, terlebih setelah merebaknya pandemi COVID-19 yang membuat Brasil terpuruk.

Selama ini Bolsonaro sendiri dikenal selalu meremehkan dampak virus corona meski Brasil menjadi negara kedua dengan jumlah kasus infeksi tertinggi di dunia. Di awal penyebaran corona di Brasil, ia menganggap virus COVID-19 sebagai "flu biasa". Bolsonaro bahkan ikut berdemo menentang kebijakan pemerintah negara bagian yang menerapkan penguncian atau karantina wilayah demi menekan angka penularan.

Bukan hanya itu, Bolsonaro juga kerap melanggar pendoman pemakaian masker di ruang publik, termasuk tidak menerapkan jaga jarak sosial seperti berjabat tangan, menggelar pesta, dan lain sebagainya. Padahal hakim sudah memerintahkannya untuk mengenakan masker pada akhir Juni lalu.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait