Temuan Baru, Pasien Kanker Darah Berisiko Tinggi Meninggal Jika Terinfeksi Corona
Health

Studi terbaru mengungkap temuan jika penderita leukemia atau kanker darah memiliki risiko tinggi meninggal dunia jika terinfeksi virus corona (COVID-19). Ini penjelasannya.

WowKeren - Penelitian yang dilakukan di Inggris mengungkapkan temuan baru terkait virus corona (COVID-19). Temuan ini membahas tentang efek infeksi virus corona terhadap penderita leukemia atau kanker darah.

Dilansir dari News Medical Life, penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Lancet Oncology dari peneliti Universitas Oxford dan Birmingham. Hasil penelitian menyebut jika penderita kanker darah memiliki risiko yang tinggi meninggal dunia jika terinfeksi COVID-19 daripada penderita penyakit lainnya.

Penelitian dilakukan dengan memantau kematian akibat kanker dan virus corona mulai bulan Maret hingga Mei lalu. Pada proyek pemantauan ini, sebanyak 319 pasien yang meninggal dunia diteliti.

Peneliti menemukan jika 295 pasien meninggal akibat virus corona. Dari jumlah tersebut, ditemukan jika pasien yang menderita kanker seperti leukemia, limfoma, dan mieloma ternyata secara signifikan lebih rentan meninggal. Potensi itu semakin meningkat jika pasien baru saja menjalani kemoterapi.


Selain itu, peneliti juga memaparkan adanya 224 penderita kanker darah yang terinfeksi virus corona. Semuanya menjalani perawatan di rumah sakit dan 36 persen diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Temuan ini langsung diteliti lebih lanjut terkait efek samping virus corona pada darah pasien yang menderita kanker. Rupanya, efek samping tersebut berupa pembekuan darah yang merusak dan bisa fatal pada paru-paru, jantung, dan otak.

Sebelumnya di bulan April, sebuah penelitian di Lancet menunjukkan bahwa virus memengaruhi sel-sel yang melapisi pembuluh darah. Peneliti kemudian mulai memperhitungkan usia, jenis kelamin dan karakteristik lain.

Hasilnya, pasien leukemia dua kali lebih mungkin meninggal jika mereka didiagnosis virus corona daripada rata-rata orang dengan kanker. Sedangkan pasien dengan limfoma 72 persen lebih mungkin meninggal dan orang dengan mieloma 65 persen lebih mungkin meninggal.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait