Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Jawa Timur, Febria Rachmanita, lantas mengungkapkan bagaimana cara Pemkot mempertahankan tren kesembuhan tersebut.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 28 Agustus 2020 - 07:43 WIB
WowKeren - Jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh di Kota Surabaya, Jawa Timur, mencapai 9.083 orang atau 77,53 persen dari jumlah pasien keseluruhan per Rabu (26/8). Angka tersebut telah melebihi rata-rata kesembuhan nasional yang kini mencapai 72,8 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita lantas mengungkapkan bagaimana cara Pemkot mempertahankan tren kesembuhan tersebut. Menurut Febria, Pemkot terus berupaya meningkatkan 3T (tracing, testing, dan treatment) dalam penanganan COVID-19.
"Kami juga mengoptimalkan fungsi dan peran Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo dalam upaya pengendalian penularan COVID-19 di masyarakat," jelas Febria dilansir Antara, Kamis (27/8). Selain itu, sosialisasi protokol kesehatan juga rutin dilakukan sebagai upaya memperkuat promotif dan preventif.
Lebih lanjut, Febria menyatakan bahwa pihaknya juga menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pemkot Surabaya juga memfasilitasi tempat isolasi mandiri bagi pasien rapid reaktif dan pasien konfirmasi tanpa gejala.
"Tingkat kesembuhan per 26 Agustus 2020 adalah 77,53 persen. Setiap hari kurang lebih 100 (kesembuhan)," terang Febria. "Sudah dua mingguan hampir segitu, setiap hari sekitar 115 - 130 sembuh."
Sementara itu, mayoritas warga Surabaya yang positif COVID-19 akhir-akhir ini tak bergejala. Pemkot Surabaya pun tetap berupaya untuk mempercepat kesembuhan bagi pasien tanpa gejala.
"Upayanya ya mereka menerapkan protokol kesehatan ketat, kita juga berikan makanan bergizi dan vitamin. Baik itu kepada pasien rawat jalan, semuanya difasilitasi," tutur Febria. "Bagi yang memiliki komorbid kita berikan oksigen (pulse oximeter), supaya tidak terjadi penurunan, dan bisa cepat langsung komunikasi dengan dokter."
Pemkot Surabaya juga terus membagikan masker kepada masyarakat agar mereka disiplin mematuhi protokol kesehatan. "Kita bergerak setiap hari, tidak berhenti dan terus dilakukan. Masih banyak mereka yang belum punya masker. Karena itu bagi-bagi masker terus kita tingkatkan," pungkas Febria.
Di sisi lain, jumlah kasus positif COVID-19 di tingkat nasional kini telah mencapai 162.884 pasien. Dari jumlah tersebut, 118.575 pasien dinyatakan sembuh atau 72,8 persen dari jumlah keseluruhan.
(wk/Bert)