Yoshihide Suga Resmi Terpilih Gantikan Shinzo Abe Jadi Perdana Menteri Jepang
Getty Images
Dunia

Suga berhasil mendapatkan 377 suara dalam voting. Sedangkan dua pesaingnya, yaitu mantan Menteri Pertahanan Shigeru Ishiba dan mantan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida, hanya mendapatkan 157 suara jika digabungkan.

WowKeren - Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang memutuskan memilih Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru, menggantikan Shinzo Abe yang mengundurkan diri akibat sakit. Keputusan itu diambil setelah LDP menggelar pemungutan suara pada Senin (14/9) untuk mencari kandidat yang layak menduduki kursi Perdana Menteri.

Dilansir dari CNN pada Senin (14/9), Suga berhasil mendapatkan 377 suara dalam voting. Sedangkan dua pesaingnya, yaitu mantan Menteri Pertahanan Shigeru Ishiba dan mantan Menteri Luar Negeri sekaligus kepala kebijakan LDP, Fumio Kishida, hanya mendapatkan 157 suara jika digabungkan.

Disebutkan bahwa Suga memang sejak beberapa waktu lalu berpeluang besar menduduki jabatan tersebut karena mendapat dukungan mayoritas dari partai. Bahkan sebelum dia secara resmi mengumumkan pencalonannya, pria berusia 71 tahun itu telah memenangkan dukungan dari faksi-faksi utama dalam LDP.

Pencalonan Yoshihide Suga juga dipandang sebagai stabilitas yang menjanjikan dan kelanjutan dari kebijakan Shinzo Abe. LDP sendiri memutuskan hanya anggota mereka yang berada di parlemen dan tiga perwakilan dari masing-masing 47 wilayah negara itu untuk memberikan suara.

Sebagai informasi tambahan, Suga telah mengatakan kepada Sekretaris Jenderal LDP Toshihiro Nikai tentang niatnya mencalonkan diri dalam pemilihan sejak Abe mengundurkan diri. Sedangkan Shinzo Abe telah melimpahkan kewenangannya kepada Nikai untuk mengambil keputusan terkait pemilihan pemimpin yang baru.


Selain sebagai Sekretaris Kabinet, Suga juga dikenal sebagai juru bicara pemerintah Jepang sejak Abe kembali berkuasa pada akhir 2012 lalu. Sehingga terpilihnya dirinya sebagai pengganti Abe dirasa tak terlalu mengejutkan.

Di sisi lain, Shinzo Abe mengumumkan kabar pengunduran dirinya dalam konferensi pers di Tokyo. Perdana Menteri dengan masa jabatan terlama di Jepang tersebut mengundurkan diri karena sakit dan ingin berobat.

Saat mengundurkan diri, Shinzo Abe sendiri meminta maaf pada masyarakat Jepang sebab tidak bisa menyelesaikan masa jabatannya. Menurut Abe, itu adalah keputusan yang sulit. "Saya membuat keputusan bahwa saya tidak melanjutkan pekerjaan saya sebagai perdana menteri," kata Abe. "Saya harus melawan penyakit dan perlu dirawat," tutur Abe dalam pernyataan resmi.

"Meskipun masih ada satu tahun lagi dalam masa jabatan saya dan ada tantangan yang harus dihadapi, saya telah memutuskan untuk mundur sebagai perdana menteri," lanjut Abe.

Shinzo Abe diketahui mengalami ulcerative colitis, sejenis radang usus besar kronis. Keputusan ini diambil di tengah upaya Jepang memerangi pandemi COVID-19 beserta memulihkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kapasitas pertahanan Jepang.

Sejumlah pemimpin dunia memberi dukungan dan doa untuk kesembuhan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Mereka mengaku cukup menyesal mendengar kabar bahwa Abe memutuskan mundur dari jabatannya karena alasan kesehatan.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait