Personel RAN Ungkap Kondisi Nino Kayam Usai Ikuti Proses Pemakaman Sang Ayah
Instagram/ranforyourlife
Selebriti

Nino RAN baru saja kehilangan sang ayah yang meninggal dunia karena sakit yang ia derita. Personel RAN yang lain, Rayi dan Asta yang ikut datang ke pemakaman pun mengungkap kondisi terkini dari Nino.

WowKeren - Kabar duka kembali datang dari keluarga kalangan artis. Ayah Nino Kayam atau yang lebih sebagai Nino RAN meninggal dunia pada Sabtu (3/10). Sempat diisukan meninggal karena Covid-19, pihak keluarga pun sudah membantah kabar tersebut. Ayah Nino dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Minggu (4/10).

Terlihat dua rekan Nino, Rayi Putra dan Asta RAN juga turut hadir dalam prosesi pemakaman tersebut. Usai dari pemakaman, Rayi dan Astra pun berbagi cerita mengenai kondisi Nino sepeninggal ayahnya.

Asta menilai jika Nino lebih bertanggungjawab pada keluarganya belakangan ini. "Beberapa minggu ini Nino memang sangat mengurusi keluarganya. Nino itu sangat sayang sama keluarganya," ucap Asta di TPU Tanah Kusir, Minggu (4/10) dilansir dari Matamata.com.

Pendapat serupa juga diungkap oleh Rayi Putra. Bahkan, Rayi mengaku tak khawatir Nino sebagai sulung dari 4 bersauara akan kerepotan mengurusi adik-adiknya.

"Dia (Nino) memang bertanggung jawab. Dia sangat sayang dan dekat sama keluarga. Kami nggak punya kekhawatiran tentang masa depan Nino dan adik-adiknya. Mereka anak-anak yang bependirian dan cerdas di bidang masing-masing," ungkap Rayi.


Usai pemakaman, Rayi tampak merangkul Nino RAN dan menenangkan sahabatnya itu. Ia mengaku hanya mengungkap faktanya. "Bilang (ke Nino) 'Om Agung baik. Lo tau, kita semua tahu, Lo nggak perlu khawatir'," ujarnya.

Terakhir, Rayi dan Asta mendoakan yang terbaik bagi almarhum. Keluarga yang ditinggalkan tabah dan ikhlas menjalani ketetapan Tuhan ini juga diharapkan keduanya.

"Pastinya kami mendoakan almarhum, Nino, adik-adiknya, Tante Sita,dan keluarganya yang ditinggalkan untuk bisa tabah dan kuat, menjalani hari-hari dengan semangat. Dan untuk almarhum kami doakan yang terbaik di sisi-Nya," pungkas Rayi.

Diketahui, ayahanda Nino meninggal pada Sabtu (4/10) malam karena sakit komplikasi paru dan bronkitis. Nino RAN yang berusaha tegar pun menangis saat turun ke liang lahat saat mengumandangkan azan untuk almarhum. Beberapa keluarga juga menenangkan Nino dan mengingatkan agar tidak menangis di depan jenazah, termasuk sang kekasih, Della Dartyan.

Masih dalam kondisi berduka, Nino tak bisa memberikan statement ke media. Nino hanya memohon doa dan pengertiannya dari awak media dan publik Tanah Air.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait