Banyak Perusahaan Logistik di Tiongkok Boikot Produk BTS Picu Kecurigaan Ini
Selebriti
Kontroversi Pidato RM BTS

Menyusul perusahaan logistik terbesar kelima Tiongkok Yunda Express, dua perusahaan logistik besar lainnya seperti dilaporkan telah mengumumkan penangguhan pengiriman produk BTS.

WowKeren - Lebih banyak perusahaan logistik Tiongkok menolak mengirimkan barang yang berkaitan dengan BTS (Bangtan Boys). Menyusul perusahaan logistik terbesar kelima Tiongkok Yunda Express, dua perusahaan logistik besar lainnya seperti YTO Express dan ZTO Express dilaporkan telah mengumumkan penangguhan pengiriman. Muncul kecurigaan bahwa Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok terlibat dalam proses penolakan produk BTS oleh perusahaan logistik di sana.

Baru-baru ini, tiga perusahaan logistik besar Tiongkok, YTO Express, ZTO Express, dan Yunda Express, semuanya menyatakan bahwa mereka telah menghentikan pengiriman produk terkait BTS. Beberapa berspekulasi bahwa mereka menyadari opini publik di Tiongkok setelah pernyataan BTS tentang "Perang Korea 6.25" dan mungkin telah melancarkan boikot mereka sendiri.

Namun menurut Weibo, tampaknya Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok lah yang memblokir impor barang terkait BTS, bukan perusahaan logistik. Ditemukan bahwa Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok memperkuat manajemen dan pengawasannya terhadap produk Korea yang tidak terkait dengan BTS.

Banyak Perusahaan Logistik di Tiongkok Boikot Produk BTS Picu Kecurigaan Ini

Source: Allkpop

Sebelumnya pada 19 Oktober, sebuah postingan dibuat di akun Yunda Express cabang Weibo di Korea, mengatakan, "Ada banyak pertanyaan tentang pengiriman BTS, pengiriman produk terkait BTS telah ditangguhkan untuk sementara waktu."


Yunda Express hanya menjelaskan alasan penangguhan, "Alasannya adalah yang kita semua tahu." "Apa yang kita semua tahu" ditafsirkan sebagai kontroversi pidato RM (Rap Monster) di Van Fleet Award.

Dalam pidatonya yang dianggap bermasalah, RM berkata, "Tahun ini menandai peringatan 70 tahun Perang Korea. Kami akan selalu mengingat sejarah penderitaan yang dialami oleh kedua negara kita bersama dan pengorbanan dari pria dan wanita yang tak terhitung jumlahnya."

Netizen Tiongkok mempermasalahkan frase "dua negara," yang merupakan merujuk pada Korea Selatan dan Amerika Serikat. Netizen Tiongkok menyatakan bahwa BTS telah "mengabaikan pengorbanan mulia tentara Tiongkok selama Perang Korea."

Kembali pada 18 Oktober, YTO Express dan ZTO Express juga menjelaskan bahwa mereka tidak menerima produk BTS dari Korea Customs Service, sebagai tanggapan atas pertanyaan dari warganet terkait penolakan pengiriman produk BTS.

ZTO Express menyatakan melalui akun Weibo resminya, "Karena kontroversi BTS, Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok mengumumkan rencananya untuk mengawasi barang cetakan dan barang cetakan lebih teliti," menambahkan, "Setiap kotak yang dicurigai semuanya dapat dibuka karena peraturan telah menjadi ketat. Efek ini diperkirakan akan mempengaruhi produk Korea lainnya juga."

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts