Kemenkes Minta Jemaah Umrah RI Hindari Peternakan Unta, Kenapa?
Nasional

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meminta jemaah umrah untuk menghindari kerumunan massa yang berpotensi menimbulkan risiko penularan COVID-19 antar jemaah lintas negara.

WowKeren - Sekitar 360 jemaah dari Indonesia telah berangkat ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadan umrah pertama kalinya di tengah pandemi COVID-19. Diketahui, meski pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jemaah, namun ada juga agenda wisata religi ke sejumlah tempat bersejarah yang bisa meningkatkan risiko COVID-19.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pun tak menutup kemungkinan terjadinya kerumunan massa yang berpotensi menimbulkan risiko penularan COVID-19 antar jemaah lintas negara. "Hindari melakukan kegiatan yang tidak perlu. Sebisa mungkin hindari kerumunan orang dan jangan mengunjungi peternakan unta," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Eka Jusup Singka, dalam rilis dari laman resmi Kemenkes, Rabu (4/11).

Kemenkes juga mengimbau para jemaah umrah Indonesia baik yang sedang melaksanakan umrah atau yang berencana untuk menjalankan ibadah umrah agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab tidak hanya COVID-19, MERS-COV juga pernah merebak di kawasan timur tengah. "Jemaah agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada, selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ujarnya.


Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, memberikan 4 kiat jitu yang wajib dipatuhi para jemaah umrah.

Yaitu, untuk selalu aktif melakukan protokol kesehatan 3M. "3M merupakan langkah pencegahan utama yang harus dilakukan masyarakat, termasuk mereka yang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci," jelas Wiku, Senin (2/11).

3M yang dimaksud tentu saja memakai masker, mencuci tangan terutama dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak. Lalu, jemaah harus mengonsumsi makanan bergizi serta beristirahat yang cukup.

Langkah ketiga adalah jemaah harus selalu mengikuti arahan dari petugas yang ada di Tanah Suci selama menjalankan ibadah Umrah. "Keempat, sebagai langkah screening, baik sebelum maupun sesudah menjalankan ibadah umrah," jelas Wiku. "Kami meminta masyarakat untuk melakukan testing untuk memastikan status kesehatannya."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts