Joe Biden Cetak Rekor Suara Terbanyak di Pilpres AS, Lampaui Barack Obama
Dunia

Biden dipastikan merebut total suara lebih banyak daripada kandidat presiden mana pun dalam sejarah Amerika Serikat, bahkan melampaui rekor yang dibuat oleh Barack Obama pada 2008.

WowKeren - Capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, berhasil mencetak sejarah baru di pilpres AS. Biden dipastikan merebut total suara lebih banyak daripada kandidat presiden mana pun dalam sejarah Amerika Serikat. Dengan ini, Biden berhasil melampaui rekor yang dibuat oleh Barack Obama pada 2008.

Calon presiden dari Partai Demokrat itu telah menerima lebih dari 71 juta suara. Jumlah tersebut lebih banyak dari suara tertinggi Obama sekitar 69,5 juta pada 12 tahun lalu.

Pada Rabu (4/11) malam, Biden mendapatkan perolehan suara populer dengan lebih dari 3 juta suara di atas rivalnya, Donald Trump. Namun, suara belum seluruhnya terhitung, termasuk yang menggunakan pengiriman pos. Kondisi itu pun bisa menempatkan Trump menyalip perolehan suara yang didapatkan oleh Obama.

Hingga saat ini, penghitungan masih berlangsung. Sejauh ini hasil pemungutan suara sudah diumumkan di sejumlah negara bagian. Suara elektoral Biden masih lebih tinggi dibandingkan Trump. Joe Biden meraup 264 suara elektoral, sementara Trump mengantongi 214 suara elektoral.

Berdasarkan hasil sementara, Trump menang di Texas, Florida, Iowa, Montana, Ohio, Utah, dan Idaho. Sementara Biden unggul di Arizona, California, Hawaii, dan Minnesota. Negara bagian tersebut rata-rata telah melakukan 96 persen penghitungan suara. Sementara suara masuk baru 60 persen ada di negara bagian Pennsylvania dan Georgia.


Pemenang pemilu ditentukan melalui sistem yang disebut electoral college. Masing-masing dari 50 negara bagian, ditambah Washington DC, diberi jumlah suara elektoral dengan total 538 suara. Negara bagian yang lebih padat mendapatkan lebih banyak suara dari perguruan tinggi elektoral daripada yang lebih kecil.

Seorang kandidat harus memenangkan 270 suara elektoral (50 persen plus satu) untuk memenangkan pemilihan. Di setiap negara bagian kecuali dua, Maine dan Nebraska, kandidat yang mendapatkan suara terbanyak memenangkan semua suara dari electoral college pemilihan negara bagian.

Meski belum ada kandidat capres yang meraih 270 suara elektoral untuk masuk Gedung Putih, tetapi kemenangan Biden di negara bagian Great Lakes membuatnya mendapat 264 suara elektoral yang artinya, dia hanya butuh kemenangan dari satu negara bagian apapun untuk menjadi presiden terpilih.

Namun, meski yakin suaranya cukup untuk mengantarkan ke posisi kepala pemerintahan AS, dia tidak ingin mengklaim menang. Biden tetap akan menunggu penghitungan suara selesai dilakukan.

"Saya di sini bukan untuk menyatakan bahwa kami menang, tetapi saya di sini untuk melaporkan bahwa ketika penghitungan selesai, kami yakin kami akan menjadi pemenang," ujar Biden.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait