Berdasarkan penghitungan CNN per Kamis (5/11), Joe Biden masih unggul dengan mengumpulkan 253 electoral votes, sedangkan Donald Trump tertinggal di angka 213.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 05 November 2020 - 19:36 WIB
WowKeren - Proses penghitungan suara Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) 2020 masih berlangsung di sejumlah negara bagian. Namun hingga kini, Capres Joe Biden terus mengungguli petahana Donald Trump dalam perolehan electoral votes.
Biden bahkan disebut berpeluang menjadi Capres Demokrat pertama yang menang di negara bagian Arizona sejak tahun 1996. Hal ini rupanya membuat Trump marah karena Arizona merupakan lumbung suara Partai Republik.
Melansir CNN pada Kamis (5/11), Trump langsung menelepon para Gubernur negara bagian dari Partai Republik. Di antaranya adalah Gubernur Arizona Doug Ducey, Gubernur Georgia Brian Kemp dan Gubernur Florida Ron DeSantis.
Setelah media Fox News memproyeksikan kemenangan Biden di Arizona, Trump juga langsung menginstruksikan para pembantunya untuk segera mulai mengajukan tuntutan hukum pada Rabu (4/11). Menurut sumber CNN, kubu Trump harus menyusun strategi hukum "setengah matang" demi memberi mereka lebih banyak waktu selagi suara dihitung di negara-negara bagian penting seperti Arizona.
Sementara itu, perlombaan antara Trump dan Biden ini berlangsung sengit di lima negara bagian. Melansir Reuters, Biden unggul tipis di Nevada dan Arizona, sedangkan keunggulan tipis Trump di Pennsylvania dan Georgia perlahan mulai terkejar.
Trump kini juga unggul tipis di North Carolina, negara bagian yang kini harus ia menangkan. Apabila Trump ingin kembali menjabat di Gedung Putih, maka ia harus memenangkan negara bagian dimana ia masih unggul, dan ditambah dengan Arizona atau Nevada.
Berdasarkan penghitungan CNN per Kamis (5/11), Biden berhasil mengumpulkan 253 electoral votes, sedangkan Trump tertinggal di angka 213. Sebagai informasi, pemenang Pilpres AS ditentukan melalui sistem yang disebut electoral college.
Masing-masing dari 50 negara bagian, ditambah Washington DC, diberi total 538 electoral votes. Negara bagian yang lebih padat mendapatkan lebih banyak electoral votes dibanding negara bagian yang lebih kecil.
Seorang kandidat harus memenangkan 270 electoral votes (50 persen plus satu) untuk memenangkan Pilpres. Di setiap negara bagian kecuali dua, Maine dan Nebraska, kandidat yang mendapatkan suara terbanyak memenangkan semua suara dari electoral college pemilihan negara bagian.
(wk/Bert)