Trump Heboh Minta Penghitungan Suara Dihentikan, Greta Thunberg Beri Respon Menohok
Dunia

Remaja yang dinobatkan sebagai "person of the year" oleh majalah Time pada Desember 2019 lalu, Greta Thunberg memberi balasan menohok cuitan Donald Trump yang meminta agar penghitungan suara Pilpres 2020 dihentikan.

WowKeren - Capres petahana Donald Trump meminta agar penghitungan suara dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2020 dihentikan. Menurutnya, telah terjadi kecurangan dimana suara suaranya dicuri oleh sang rival Joe Biden.

Cuitan Trump di Twitter itu rupanya mendapat balasan dari Greta Thunberg. Remaja yang merupakan aktivis lingkungan itu membalas cuitan Trump menggunakan kalimat yang persis digunakan Presiden AS itu saat menyindirnya 11 bulan lalu.

Perlu diketahui, Trump sebelumnya mengunggah cuitan sarkas ketika Greta dinobatkan sebagai "person of the year" oleh majalah Time pada Desember 2019. Saat itu, Trump menyebut Thunberg harus mengatasi masalah manajemen amarah dan pergi menonton film lawas bersama teman.

"Santai Greta, santai!" cuit Trump yang diawali dengan kata "sangat konyol", sebagaimana dilaporkan The Guardian. Hingga saat Trump mengamuk di Twitter menuntut penghentian suara dengan menuduh adanya kecurangan dalam pemilu pada Kamis (5/11) sore watu setempat, hal ini dijadikan Greta sebagai momen untuk membalikkan sindiran sang presiden.

Trump Heboh Minta Penghitungan Suara Dihentikan, Greta Thumberg Beri Respon Menohok

Twitter


"Sangat konyol," balas Thunberg atas tweet "Hentikan Perhitungan" yang dicuitkan Trump menggunakan huruf kapital. "Donald harus mengatasi masalah manajemen amarahnya, lalu pergi menonton film lawas bersama seorang teman! Santai Donald, Santai!"

Setelah diunggah, cuitan balasan Greta Thunberg ini langsung populer dengan mendapatkan lebih dari 217 retweet dan 863 likes dari pengguna Twitter. Tak sedikit yang mendukung sindiran Thunberg tersebut.

"Dia mengejeknya. Dengan pintar," tulis seorang warganet. "Benar-benar penantian yang berharga," timpal warganet yang lain.

Sementara itu, tak sedikit dari pendukung Trump yang mengutarakan ketidak sukaannya terhadap cuitan Thunberg tersebut. "Kau bukan berasal dari AS, Greta. Pandanganmu soal Amerika tidak valid. Persis seperti kebohonganmu tentang Iklim. Dapatkan pekerjaan nyata," cuit seorang warganet yang diduga pendukung Trump.

Sebelumnya, remaja 17 tahun itu dikabarkan melemparkan tatapan dingin saat berpapasan dengan Trump di acara PBB di New York, setelah Presiden AS itu melewatkan KTT iklim, di mana gadis asal Swedia ini mengatakan "Kamu mengecewakan kami," kepada para pemimpin dunia.

Pada Oktober lalu, Thunberg terang-terangan menyatakan dukungan kepada saingan Trump, Joe Biden yang telah berjanji untuk mengembalikan AS ke pakta global terkait perjanjian iklim pada hari pertamanya menjabat.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait