Terkait kanker, para peneliti menyebut jika ancaman terbesar datang dari polusi udara, paparan radiasi yang sangat kuat dan racun industri, serta gangguan pasokan makanan dan air
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 06 November 2020 - 14:27 WIB
WowKeren - Pelan tapi pasti, perubahan iklim akibat aktivitas manusia diprediksi kuat akan memberikan dampak bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup di bumi. Beberapa di antaranya yang kini tengah berlangsung adalah peningkatan suhu di berbagai wilayah permukaan bumi, kebakaran hutan serta kualitas udara yang terus menurun.
Menurut laporan baru dari UC San Fransisco, perubahan iklim juga berdampak pada meningkatnya risiko penyakit kanker pada manusia. Terutama kanker paru-paru, kulit dan pencernaan.
Dari analisis yang dilakukan, para ahli membeberkan bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh pemanasan global pada kehidupan di bumi nantinya. Mulai dari penyakit kanker mayor, limbah lingkungan, radiasi ultraviolet, polusi udara, sumber infeksi, hingga gangguan pada pasokan makanan dan air.
Dalam ulasan yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Oncology tersebut, penulis utama studi ini Robert A. Hiatt, MD, Ph.D. sekaligus profesor epidemiologi dan biostatistik UCSF, menilai jika komitmen manusia belum secara signifikan mampu memperlambat efek gas rumah kaca.
"Dalam pertempuran di seluruh dunia untuk mengurangi perubahan iklim," kata dia dilansir dari Medicalxpress, Jumat (6/11). "Komunitas internasional tidak berada di jalur yang tepat untuk memperlambat emisi gas rumah kaca."
Dampak yang begitu terlihat dari adanya perubahan iklim ini terjadi pada rentang waktu 2015-2019. "2015-2019 adalah lima tahun terhangat dalam catatan, dan 2020 telah menyaksikan dampak iklim yang luar biasa, dari kebakaran hutan hingga angin topan," ujarnya menambahkan.
Terkait kanker, para peneliti menyebut jika ancaman terbesar datang dari polusi udara, paparan radiasi yang sangat kuat dan racun industri, serta gangguan pasokan makanan dan air. Lalu risiko kanker paru-paru juga akan meningkat seiring dengan peningkatan paparan materi partikulat dalam polusi udara.
Temperatur tinggi, kualitas udara yang buruk, dan kebakaran hutan menyebabkan risiko penyakit pernapasan meningkat. Jika tidak segera ada upaya yang serius dalam menangani ini, maka dampak perubahan iklim terhadap kesehatan akan sangat besar dan bukan tidak mungkin akan lebih buruk.
(wk/zodi)