Rencana Trump untuk mengakhiri hubungan AS dan WHO telah disampaikan akhir Mei lalu. Hal itu sebagai buntut atas kekecewaan AS terhadap kegagalan WHO dalam mengatasi penyebaran Covid-19.
- Luthfiatun Nisa
- Selasa, 10 November 2020 - 08:46 WIB
WowKeren - Presiden AS terpilih periode 2020-2024, Joe Biden, mengumumkan bahwa ia akan mengganti sejumlah kebijakan yang sempat diteken oleh Presiden Donald Trump. Di antaranya adalah mengembalikan AS menjadi anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Hal tersebut diumumkan secara langsung oleh Biden melalui akun Twitter resminya. Dalam cuitannya, Presiden dari Partai Demokrat itu menyebut bahwa bergabung dengan WHO membuat warga AS akan lebih aman dalam memperkuat kesehatan global.
"Pada hari pertama saya sebagai Presiden, saya akan bergabung kembali dengan @WHO dan memulihkan kepemimpinan kita di panggung dunia," tulis Biden dalam cuitannya.
Rencana Trump untuk mengakhiri hubungan antara AS dengan WHO sendiri telah disampaikan akhir Mei lalu. Hal itu sebagai buntut atas kekecewaan AS terhadap kegagalan WHO dalam mengatasi penyebaran virus corona. Sebelum putus hubungan, AS telah lebih dulu menghentikan donasi Negeri Paman Sam untuk WHO.
Diketahui, AS menyumbangkan USD 445 juta kepada WHO setiap tahun dari total USD 4,8 miliar bujet lembaga itu. Jumlah tersebut yang terbesar dari negara lain. Trump sendiri berulang kali menuding WHO bias terhadap Tiongkok, selaku negara tempat virus corona pertama kali terdeteksi dan menyebar.
Trump juga menganggap WHO tidak serius menanggapi wabah corona di Tiongkok hingga akhirnya menyebar ke seluruh dunia. Trump bahkan menyebut WHO sebagai boneka Tiongkok karena dinilai terus membela Negeri Tirai Bambu tersebut.
Di sisi lain, AS sendiri terus menerus mengalami lonjakan kasus Covid-19, bahkan menjadi negara dengan kasus dan kematian terbanyak di dunia. Dalam pidatonya, Biden berkata bahwa sudah saatnya Amerika Serikat berpegang pada pendapat para ahli dalam menangani corona.
"Kerja kita dimulai dengan mengendalikan virus corona," katanya dalam pidato tersebut. "Pada Senin, saya akan mengumumkan nama-nama ilmuwan dan ahli sebagai penasihat transisi untuk menjadikan Rencana Penanganan Covid," lanjutnya.
Sementara itu, selain kembali bergabung dengan WHO, Biden juga berjanji akan membawa AS kembali masuk dalam Kesepakatan Iklim Paris. Biden menyampaikan rencana untuk kembali bergabung dalam Kesepakatan Iklim Paris dengan mengutip cuitan informasi dari sebuah media yang menginformasikan bahwa Amerika Serikat resmi keluar dari kesepakatan global tersebut.
"Hari ini, pemerintahan Trump secara resmi meninggalkan Kesepakatan Iklim Paris. Dan tepat 77 hari nanti, pemerintahan Biden akan kembali bergabung," kata Biden.
Sebagai informasi tambahan, Trump telah membawa AS keluar dari Kesepakatan Iklim Paris tiga tahun lalu. Keluarnya AS dari kesepakatan global untuk melawan perubahan iklim itu mulai berlaku tepat pada 4 November 2020.
(wk/luth)