Jamu Sederhana Ini Ternyata Kunci Kesembuhan COVID-19 ala Kadinkes Kaltim
Health

Kadinkes Kaltim, Padilah Mante Runa dikonfirmasi positif COVID-19. Namun dengan isolasi mandiri, rajin minum obat, serta mengonsumsi jamu sederhana ini, Padilah bisa sembuh kurang dari 2 pekan.

WowKeren - Dunia medis masih menerka-nerka metode apa yang paling efektif mengobati COVID-19. Karena itulah banyak pengalaman metode pengobatan dari penyintas COVID-19 yang dibagikan dan patut dicoba.

Salah satunya dari penuturan Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Padilah Mante Runa, yang sekarang sudah sembuh dari COVID-19. Ia terjangkit infeksi virus Corona pada September 2020 kemairn dan menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Samarinda.

Dan selama masa isolasi mandiri itu Padilah mengaku sering meminum air jahe ditambah lemon dan madu. Jamu sederhana ini lah yang menurutnya membantu tubuhnya melawan virus SARS-CoV-2.

"Jahe direbus diberi gula merah jangan terlalu manis, ditambah lemon dan madu," kata Padilah, Senin (9/11). "Tiap pagi saya minum, hangat-hangat."

Minuman herbal ini kemudian menjadi rutinitas untuknya, bahkan setelah sembuh dari COVID-19. Namun tentu saja di samping itu Padilah juga selalu meminum obat yang diberikan dokter.


Namun kunci kesembuhannya dari infeksi virus Corona ternyata adalah perihal mengelola pikiran agar tidak stres. Dengan kondisi seperti itu, ditambah tetap berikhtiar, bersabar, serta berusaha untuk selalu gembira, kesehatannya pun berangsur membaik.

"Jangan stres. Kalau stres itu oksigen langsung turun. Harus gembira, tetap tenang, tidak boleh panik, tidak boleh takut, tidak boleh marah, pokoknya enjoy saja," ujar Padilah, dikutip dari Kompas, Selasa (10/11).

Mantan Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam itu juga memastikan hanya mengonsumsi makanan bergizi guna meningkatkan imun tubuh. Sesekali Padilah juga menggunakan minyak kayu putih yang dioles di bagian dada dan leher setiap kali merasa sedikit sesak napas.

"Kuncinya jangan stres," imbuhnya, kembali menekankan. Dan akan jauh lebih baik bila selama masa penyembuhan itu pasien COVID-19 juga terus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa lewat cara beribadah masing-masing.

Metode itu ia jalani selama kurang dari dua pekan dengan sang suami, Masjaya, yang juga terjangkit COVID-19. Dan rupanya rutinitas tersebut berujung baik dengan dirinya dinyatakan sembuh.

Atas pengalaman tersebut, Padilah meminta agar pasien COVID-19 ang tengah menjalani perawatan karena tetap bersabar dan selalu berikhtiar. Pasien harus tetap mengelola pikiran agar tenang dan tak panik.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait