Resepsi Pernikahan Pasangan Ini Dibubarkan Satgas COVID-19 DKI, Kenapa?
Nasional

Sebuah video yang menceritakan kacaunya resepsi pernikahan pasangan pengantin karena dibubarkan Satgas COVID-19 viral di TikTok. Akibatnya, pengantin wanita pun pingsan saat pembubaran itu berlangsung.

WowKeren - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengizinkan masyarakat untuk menggelar resepsi pernikahan di dalam gedung maupun hotel di tengah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Namun, nasib malang justru menimpa pasangan pengantin ini.

Pasalnya, acara pernikahan mereka dibubarkan Satgas COVID-19 karena dianggap tak berizin. Aksi pembubaran tersebut lantas membuat sang pengantin jatuh pingsan.

Cerita ini menjadi viral di internet usai diunggah oleh akun TikTok @officialniawedding. Pada video tersebut dapat dilihat pelaminan dengan dekorasi yang cantik namun tak terlihat ada pengantinnya.

"Guys.. Ini dekorasi pelaminan sebelum acara dibubarkan. Pas teh Nia selesai makeup pengantin keluarga. Tiba-tiba 30 menit berikutnya, keluarga yang sudah dimakeup masuk ke ruang makeup. Karena katanya ada satgas COVID-19. Jadi keluarga disuruh pulang. Jadi kesalahannya itu yang punya tempat kata pengantin itu belum izin. Jadi begitu didatangin satgas COVID-19, dia panik dan ketakutan. Jadi tamu yang sudah mulai datang dilarang masuk ke tempat acara, akhirnya jadi membludak di depan lokasi acara," ujar Nia dalam video yang diunggahnya di akun @officialniawedding.

Sekedar informasi, Nia Hernawati yang mengunggah video tersebut adalah seorang makeup artist. Dalam unggahannya, Nia menceritakan nasib sedih yang dialami sang pengantin yang pernikahannya dibubarkan Satgas COVID-19.

Pembubaran pernikahan itu terjadi karena pemilik lokasi acara belum mengajukan izin membuat keramaian pada pihak yang berwenang. Padahal sebelumnya pihak venue dan pengantin sudah menyepakati perjanjian dengan pihak venue untuk membatasi jumlah orang di dalam area acara.


Pada perjanjian itu tertulis jika undangan dibatasi sekitar 50 orang dan keluar 50 orang. Namun, saat hari H acara berlangsung pengunjung belum mencapai 50 tapi sudah disetop dan tak diizinkan masuk.

"Padahal ini undangan sudah dibagi sesion supaya gak nenumpuk. Jadi yang ambil keputusan acara gak bisa dilanjutkan itu si pemilik tempat dengan alasan takut tempat dia izin usahanya dicabut. Ini pengantin ceweknya sampai pingsan guys. Sumpah seh itu gak bisa diterima, harusnya kalau memang gak bisa bikin acara bilang aja," paparnya.

"Daripada pas acara berlangsung acaranya dibubarkan. Bapak pengantin, adik dan mamanya bahkan pengantinnya marah-marah karena gak terima acaranya dia gak boleh lanjut. Intinya kalau mau bikin acara nikahan sekarang sebaiknya urus dulu perizinannya dan hati-hati pilih tempat dan vendor untuk acara nikahan kamu. Cari yang paling rekomen dan terpecaya," lanjut Nia di videonya di TikTok.

Viralnya video tersebut tentunya mengundang komentar dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang ikut merasa sedih dan geram akan kisah pengantin tersebut.

"Minta ganti rugi sama yang punya tempat,, Dia lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kenyamanan pelanggan," geram akun @L****2.

"Minta uang kembali aja 100%,karena tidak sesuai perjanjian awal,untuk tmpt kan urusan yang punya lahan yang harusnya membereskan izin," ujar @me****t.

Sementara itu, diketahui kedua pengantin itu memutuskan untuk tidak mengadakan ulang acara resepsi. Sang pengantin wanita yang pingsan saat Satgas COVID-19 membubarkan pernikahannya itu masih bersedih. Ia pun meminta maaf pada Nia karena acara resepsi tersebut batal digelar.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait