Inilah Syarat Utama Pangeran William Diperbolehkan Langkahi Pangeran Charles untuk Jadi Raja Inggris
Getty Images
Selebriti

Secara aturan, Pangeran William baru bisa naik takhta setelah ayahnya, Pangeran Charles, menggantikan posisi Ratu Elizabeth II. Namun, sejumlah pengamat menyebut William mulai dipersiapkan untuk naik takhta.

WowKeren - Topik soal pasangan Duke dan Duchess of Cambridge, Pangeran William dan Kate Middleton, yang akan naik takhta menggantikan Ratu Elizabeth II memang sudah santer terdengar. Namun, kali ini sejumlah pengamat mengatakan bahwa William diam-diam memang disiapkan untuk mengampu takhta selanjutnya.

Secara aturan, Pangeran William baru bisa naik takhta setelah ayahnya, Pangeran Charles, menggantikan posisi Ratu Elizabeth II. Namun, William mulai dipersiapkan untuk duduk di takhta tersebut mengingat Charles sudah di usia senja, yaitu 71 tahun.

Terkait hal ini, Robert Hazell selaku Profesor pemerintahan dan konstitusi dari University College London mengungkapkan ada kondisi yang harus dipenuhi oleh William jika misalnya ia ingin melangkahi Charles dalam urutan takhta.

Hal itu bisa terjadi apabila umur Ratu Elizabeth II lebih panjang daripada Pangeran Charles. Apalagi, sang Ratu pernah mengungkapkan tidak akan mundur dari takhta dan akan terus memerintah hingga akhir hayatnya. Rencana dan niatan tersebut dinilai semakin memperkecil kesempatan Pangeran Charles naik takhta.


"Ketika Ratu Elizabeth II meninggal, Charles akan otomatis menjadi Raja," kata Hazell. "Jadi sebenarnya, William hampir dipastikan bisa melihat ayahnya menjadi Raja. Tapi, apabila Charles meninggal sebelum Ratu Elizabeth II, maka William akan menjadi Raja setelah Ratu Elizabeth II meninggal."

Selain itu, Badan Riset Konstitusi mengungkapkan situasi lain yang memungkinkan William naik takhta di saat Charles masih hidup. Hal itu terjadi apabila Charles mundur dari takhta dan membiarkan putranya menjadi Raja.

"Setelah menunggu lebih dari 60 tahun sebagai pewaris, akan sangat wajar bagi Pangeran Charles untuk ingin naik takhta dan melakukan tugas kerajaan yang telah lama dia persiapkan untuk menunggu," klaim Badan Riset Konstitusi.

"Akan sangat wajar apabila setelah memerintah selama beberapa tahun, Charles memilih mengundang Parlemen untuk menyerahkan takhta kepada Pangeran William. Jadi Pangeran William hanya bisa menjadi Raja apabila Pangeran Charles memilih turun takhta," lanjut badan riset tersebut.

Pangeran Charles merupakan orang yang paling lama menunggu untuk menjadi Raja Inggris sepanjang sejarah. Ia telah menunggu hampir sepanjang hidupnya untuk mengambil alih takhta dari ibunya, Ratu Elizabeth II, yang telah memerintah lebih dari 68 tahun sejak berusia 26 tahun. Ratu Elizabeth II sendiri telah memerintah monarki Inggris lebih lama daripada para pendahulunya dalam sejarah Inggris.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts