Bukan 'Salah' Pangdam Jaya, Baliho Habib Rizieq di Jaksel Ternyata Diturunkan Sosok Ini
Nasional
Kepulangan Habib Rizieq

Dandim Jakarta Selatan mengungkap pihak yang pada akhirnya menurunkan baliho-baliho penyambutan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab, terutama di jalan protokol.

WowKeren - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman mengaku bahwa dirinya lah yang memerintahkan penurunan baliho penyambutan Habib Rizieq Syihab. Sikapnya ini, ditambah dengan seruannya untuk membubarkan saja Front Pembela Islam, membuat Mayjen Dudung terus dihujani kritik masyarakat.

Namun Komandan Distrik Militer (Dandim) 0504 Jakarta Selatan, Kolonel TNI Ucu Yustiyana "buka kartu" soal sosok yang sebenarnya bertanggung jawab atas penurunan baliho Habib Rizieq, khususnya di daerah Jaksel. Rupanya warga dan simpatisan FPI sendiri lah yang berinisiatif menurunkan baliho-baliho tersebut.

"Kebanyakan sih di (Jakarta) Selatan itu diturunkan sendiri oleh warga. Ya kami imbau agar mereka mau menurunkan," ungkap Ucu di GOR Tebet, Jaksel, Senin (23/11). Warga yang dimaksudnya adalah warga yang tinggal di sekitar tempat pemasangan baliho penyambutan sang Imam Besar FPI.

Ucu mengaku tidak menemui penolakan keras dari warga maupun simpatisan terkait rencana penurunan tersebut. Kendati ada beberapa pihak yang tidak setuju, namun akhirnya luluh setelah diberi sejumlah penjelasan.


"Tapi begitu kami kasih penjelasan rata-rata menerima," terang Ucu, dikutip dari Kompas, Selasa (24/11). "Tapi sejauh ini kondusif. Wilayah (Jakarta) Selatan kondusif."

Terkait dengan penolakannya, diungkap Ucu, ternyata karena kebanyakan dari mereka tidak paham letak pelanggaran yang dilakukan lewat pemasangan baliho-baliho tersebut. Ucu pun memastikan jika sudah tak ada lagi baliho Habib Rizieq yang terpasang di jalan-jalan protokol Jaksel.

Namun Ucu mengaku belum bisa memastikan apakah baliho-baliho itu sudah benar-benar "dibersihkan" sampai ke lingkungan pemukiman warga. Sebab bisa saja baliho itu masih terpasang di lingkup pemukiman.

"Di jalan-jalan protokol diyakinkan sudah bersih (dari baliho Rizieq Syihab)," jelas Ucu. "Kalau yang sampai ke jalan di dalam saya belum tahu. Ya paling kalau ada laporan dari warga kita lempar ke Satpol PP, nanti (penindakan) sama-sama tiga pilar."

Di sisi lain, gesekan antara TNI, khususnya Pangdam Jaya dengan FPI, terus memanas. Apalagi kekinian langkah tegas Mayjen Dudung turut didukung beberapa pihak seperti Kapolda Metro Jaya yang baru dilantik.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts