Komisi VII DPR Batal Rapat Usai 1 Orang Diketahui Positif COVID-19
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kabar adanya anggota DPR yang terkonfirmasi positif COVID-19 bukan pertama kali ininya terjadi. Sebelumnya pada awal Oktober lalu, sebanyak 18 anggota DPR dinyatakan positif COVID-19

WowKeren - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendadak batal digelar. Berdasarkan jadwal, rapat ini sedianya akan dihelat pada Rabu (25/11) siang pukul 14.00.

Penundaan ini dilakukan karena adanya anggota yang positif COVID-19. Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto. Rapat ini rencananya akan dijadwalkan ulang pada Senin (30/11) mendatang. "Satu orang positif, namanya pak Misbah, dari sekretariat," kata dia dilansir CNBC Indonesia, Rabu (25/11).

Untuk menindaklanjuti hal ini dan menekan penyebaran virus maka ruang rapat Komisi VII akan dikunci dan dibersihkan. "Rapat ditunda sampai Senin jam 10 pagi sama Dirjen Minerba. Lockdown ruangan untuk dibersihkan," jelasnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ramson Siagian. "Benar (rapat ditunda), ada yang positif COVID-19. Mendadak," kata Ramson.

Kabar adanya anggota DPR yang terkonfirmasi positif COVID-19 bukan pertama kali ininya terjadi. Sebelumnya pada awal Oktober lalu, sebanyak 18 anggota DPR dinyatakan positif COVID-19. Oleh sebab itu untuk mencegah penularan yang lebih luas, maka gedung DPR ditutup untuk sementara waktu. Adapun hal ini sesuai dengan masa reses DPR yang sudah berjalan sejak 6 Oktober hingga 8 November 2020.

Upaya sterilisasi gedung DPR sudah dilakukan sejak 23 September lalu. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indra Iskandar pun mengaku terkejut mendengar ada belasan anggota dewan yang positif COVID-19. "Mereka kan yang rata-rata menyampaikan positif itu kan langsung isolasi mandiri," katanya beberapa waktu lalu.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts