Hal tersebut disampaikan Asisten Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wu Jianhao, dalam percakapannya dengan Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 10 Desember 2020 - 11:07 WIB
WowKeren - Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin virus corona (COVID-19) buatan perusahaan Tiongkok, Sinovac, telah mendarat di Tanah Air pada Minggu (6/12). Pemerintah Tiongkok lantas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan melayani permintaan vaksin yang diajukan negara lain untuk sementara waktu.
"Uji klinis fase ketiga menunjukkan hasil yang memuaskan. Saat ini tinggal menunggu persetujuan untuk dipasarkan di Tiongkok," tutur Asisten Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wu Jianhao, dalam percakapannya dengan Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun, dilansir kantor berita Antara, Rabu (9/12). "Selama menunggu persetujuan tersebut, kami tidak melayani permintaan dari negara lain. Kecuali yang sudah tiba di Indonesia, karena memang telah menjadi prioritas kami."
Hal tersebut disampaikan Wu sebelum menuju ke tempat acara utama resepsi HUT Kemerdekaan RI yang digelar KBRI Beijing pada Rabu malam. Menurut Wu, pengiriman vaksin corona Sinovac tahap pertama itu telah sesuai dengan komitemen Presiden Tiongkok Xi Jinping kepada Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Meski hubungan diplomatik Tiongkok dengan Indonesia mengalami pasang surut, Wu menilai ada peningkatan kerjasama yang cukup signifikan beberapa tahun terakhir ini. "Malam ini izinkan saya mengucapkan selamat HUT RI yang ke-75. Saya tahu perjuangan rakyat Indonesia cukup gigih sehingga mengantarkan kepada kemerdekaan," lanjut Wu.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Djauhari juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Tiongkok yang telah memprioritaskan vaksin corona untuk Indonesia. "Memang sekarang ini Indonesia sedang membutuhkan vaksin itu," ungkap Djauhari.
Sebagai informasi, KBRI Beijing mengagendakan resepsi HUT RI antara bulan September hingga Desember setiap tahunnya. Dalam resepsi tahun ini, Wu menjadi tamu kehormatan.
Dalam acara tersebut, Dubes Djauhari mempersilakan Wu naik ke panggung kehormatan untuk bersulang bersama yang kemudian diikuti oleh tamu undangan. Sejumlah perawakilan pemerintah dan BUMN RI di Tiongkok juga hadir dalam acara tersebut.
Selain itu, resepsi HUT Kemerdekaan RI tahun ini juga dihadiri oleh negara sahabat, para pengusaha Indonesia di Tiongkok, para pengusaha Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia, warga Tiongkok yang memiliki perikatan dengan Indonesia, perwakila media Tiongkok, serta elemen masyarakat lainnya. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh tari-tarian tradisional Indonesia yang dibawakan oleh keluarga Tiongkok perantauan yang kembali dari Indonesia pada era 1950-an. Kelompok musik KBRI Beijing juga turut menyajikan hiburan dalam acara tersebut.
(wk/Bert)