Sebagai informasi, mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang berasal dari PDIP kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi bansos COVID-19.
- Bertilia Puteri
- Senin, 14 Desember 2020 - 14:03 WIB
WowKeren - Wali Kota Tri Rismaharini diisukan mendapat tawaran untuk menjadi Menteri Sosial (Mensos). Seperti diketahui, Mensos sebelumnya, yakni Juliari Batubara, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.
Menanggapi isu ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menaungi Risma pun buka suara. "Saya belum mendengar adanya informasi adanya tawaran Presiden Jokowi kepada Bu Risma untuk menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari," kata Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah pada Senin (14/12) hari ini.
Menurut Ahmad, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri lah yang punya hak prerogatif untuk mengusulkan kadernya sebagai pengganti Mensos kepada Presiden Joko Widodo. Sebagai informasi, Juliari juga merupakan kader PDIP.
"Urusan mengenai siapa kader PDI Perjuangan yang akan ditugaskan dan diusulkan kepada Presiden menjadi Menteri Kabinet Indonesia Maju adalah wewenang dan hak prerogatif Bu Mega," tegas Ahmad. "Sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan."
Menurut Ahmad, PDIP sepenuhnya menyerahkan keputusan mengenai usulan pengganti Mensos kepada Megawati. "Keluarga besar PDI Perjuangan menyerahkan sepenuhnya kepada ketua umum kami atas keputusan siapa yang akan diusulkan kepada Presiden untuk menjadi Mensos," terang Ahmad.
Lebih lanjut, Ahmad juga menyatakan bahwa yang memiliki hak prerogatif untuk mengangkat Menteri adalah Presiden Jokowi seorang. "Dan mengenai keputusan pengangkatan seseorang menjadi menteri adalah hak prerogatif Presiden Jokowi," pungkas Ahmad.
Sebelumnya, isu tawaran posisi Mensos kepada Risma ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya Yusuf Lakaseng. Menurut Yusuf, ia telah mendengar kabar bahwa Risma merupakan salah satu kandidat utama Mensos yang dipertimbangkan Jokowi.
"Saya dapat kabar bahwa Ibu Risma ditunjuk Presiden RI Joko Widodo menjadi Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Maju," kata Yusuf di acara syukuran kemenangan Eri Cahyadi-Armuji di Surabaya, seperti dilansir dari Antara pada Minggu (13/12).
(wk/Bert)