Berhenti Remehkan COVID-19! Peneliti Temukan Bukti Virus Corona Bisa Masuk ke Otak
Health

Protein lonjakan alias lengan virus Corona ditemukan berhasil melewati jembatan antara sistem saraf dan sistem sirkulasi darah tikus. Ini membuktikan bahwa virus bisa 'menyeberang' ke otak.

WowKeren - Wabah virus Corona masih menjadi misteri terbesar yang terus diteliti banyak pihak. Sebab berbeda dengan klaim awalnya yang menginfeksi saluran pernapasan, nyatanya virus ini turut menyambangi sistem-sistem organ lain termasuk sistem saraf dan pusatnya alias otak.

Bahkan belakangan peneliti mengaku menemukan bukti virus Corona benar-benar bisa masuk ke otak. Hal ini dibuktikan dari hasil riset ilmiah yang menunjukkan protein duri alias protein lonjakan, yang dikenal juga sebagai "lengan" virus, dapat melewati sawar darah otak tikus. Sawar darah otak sendiri merupakan jembatan antara sirkulasi darah dan otak makhluk hidup.

Protein lonjakan, yang di kalangan peneliti dikenal sebagai protein S1, dijelaskan oleh ilmuwan William A berperan dalam menentukan sel mana yang dapat dimasuki virus. Tak hanya itu, Profesor Kedokteran di Universitas Washington, Banks, juga menyebutkan protein lonjakan ini bisa melepaskan diri dari virus dan menyebabkan peradangan karenanya.

Jika sampai protein lonjakan ini masuk ke sistem saraf, maka dapat menyebabkan inflamasi di sana. "Protein S1 kemungkinan menyebabkan otak melepaskan sitokin dan produk inflamasi," jelas Banks, dilansir dari Science Daily, Senin (21/12).


Selanjutnya biasanya akan terjadi peradangan hebat yang dikenal juga sebagai badai sitokin. Dalam fase ini, tubuh akan menanggapi berlebihan para musuh tersebut sehingga malah memicu reaksi tak diharapkan pada penderitanya.

Badai sitokin ini pula yang memicu berbagai gejala kognitif seperti kabut otak hingga kelelahan. Peneliti pun berusaha mengamati struktur protein S1 pada virus SARS-CoV-2 dan menemukan kemiripannya dengan protein serupa di virus HIV.

"Kami tahu bahwa ketika Anda terkena infeksi virus Corona, Anda mengalami kesulitan bernapas dan itu karena ada infeksi di paru-paru Anda," kata Banks. "Tetapi penjelasan tambahannya adalah bahwa virus memasuki pusat pernapasan di otak dan menyebabkan masalah di sana juga."

"Banyak efek nyata yang ditimbulkan oleh virus COVID-19," imbuhnya. "Dan bahkan virus Corona yang masuk ke otak beserta efeknya dapat bertahan untuk waktu yang sangat lama."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait