COVID-19 RI Terus Melonjak, Satgas Yakinkan Bukan Efek Pilkada Serentak
Nasional

Jubir Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan lonjakan kasus yang terjadi beberapa waktu belakangan bukan diakibatkan Pilkada melainkan peristiwa satu ini.

WowKeren - Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia terus bertambah, termasuk pada Kamis (24/12) hari ini yang bertambah sampai lebih dari 7 ribu kasus. Tentu menjadi pertanyaan besar apa penyebab di balik lonjakan yang mengerikan ini.

Kecurigaan terbesar publik pun terarah pada Pilkada serentak yang digelar pada Rabu (9/12) lalu. Namun Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menegaskan bahwa lonjakan yang terjadi bukan akibat penyelenggaraan Pilkada melainkan kontak antarmanusia dari berbagai daerah.

"Pilkada ini mulainya sudah cukup lama beberapa bulan yang lalu," ujar Juru Bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (24/12). "Dan selama beberapa bulan tidak terlihat adanya efek kampanye dan seterusnya dalam kenaikan kasus."

"Karena kami membandingkan antara daerah yang melakukan pilkada dan yang tidak," imbuh Wiku, seperti dilansir dari Kompas. Bukti lainnya adalah karena pada hari H pelaksanaan Pilkada, imbuh Wiku, tidak terlihat ada kenaikan kasus positif yang signifikan.


Sehingga bisa disimpulkan kenaikan jumlah kasus bukan karena Pilkada melainkan akibat banyaknya kontak antarindividu. Salah satu penyebabnya misalnya libur panjang pada akhir Oktober 2020 kemarin. Karena itulah kembali Wiku mengingatkan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara disiplin, termasuk menghindari kerumunan.

"Maka dari itu jangan lengah kita harus menghindari kerumunan," tegas Wiku. "Bahkan dilarang berkerumun, karena itu berpotensi meningkatkan penularan."

Terkait pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi COVID-19 memang sempat menjadi perdebatan nasional. Banyak yang khawatir pelaksanaan Pilkada, yang notabene melibatkan banyak orang, berpotensi menjadi klaster baru COVID-19.

Namun demikian, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah memuji pelaksanaan Pilkada serentak yang disebutnya berjalan lancar. Bahkan ia menilai pelaksanaan Pilkada di Indonesia bisa dicontoh negara lain.

"Ini saya kira mudah-mudahan bisa menjadi model. Bukan hanya model Pilkada di masa pandemi tetapi model ke depan," ujar Tito di DI Yogyakarta, Senin (14/12). "Kemudian bisa kita sharing juga kepada rekan-rekan kita di negara lain karena bangsa kita mampu melaksanakan agenda sangat kolosal."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait