Kasus ini awalnya terungkap usai pemilik akun Twitter @bottialter mengunggah tangkapan layar berisi percakapan mesum sesama jenis dengan nakes diduga di RSD Wisma Atlet.
- Bertilia Puteri
- Minggu, 27 Desember 2020 - 22:59 WIB
WowKeren - Kasus perbuatan asusila yang diduga dilakukan seorang pasien positif virus corona (COVID-19) dengan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, telah naik ke tahap penyidikan. Kasus ini awalnya terungkap usai pemilik akun Twitter @bottialter mengunggah tangkapan layar berisi percakapan mesum sesama jenis dengan nakes diduga di Wisma Atlet.
Pihak kepolisian sendiri masih menetapkan pasien dan nakes yang diduga berbuat mesum di RSD Wisma Atlet sebagai saksi. "Memang mengarah ke arah tersangka ya yang pasien COVID-19 nya, tapi ini masih naik tahap penyidikan. Semua masih saksi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dilansir CNN Indonesia pada Minggu (27/12).
Sejauh ini, pemeriksaan baru dilakukan terhadap nakes yang bersangkutan. Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, pihaknya masih menunggu pasien yang bersangkutan untuk sembuh dari COVID-19 sebelum melakukan pemeriksaan.
"Pasiennya masih COVID jadi kita belum bisa periksa," jelas Heru. "Tapi nanti kalau sudah sembuh akan kita periksa."
Karena kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan, diperkirakan tak lama lagi akan ada penetapan tersangka. Adapun pasien COVID-19 dalam kasus ini dilaporkan ke polisi atas dugaan penyebaran konten asusila.
"Pasien (COVID-19) karena dia adalah penyebarnya. Yang dilaporkan adalah penyebar akun, ada tiga akun yang disebarkan video porno ini," jelas Yusri. "Sangkaannya belum tapi ya ke UU ITE ya."
Sebelumnya, Kodam Jaya mengungkapkan bahwa baik pasien COVID-19 maupun nakes yang bersangkutan telah mengakui aktivitas mesum yang mereka lakukan di RSD Wisma Atlet. Kepala Penerangan Kodam Jaya, Letkol Arh Herwin BS, mengungkapkan bahwa nakes yang bersangkutan sudah dibebastugaskan dari jabatannya sebagai perawat.
(wk/Bert)