Tompi Ngaku Pernah Takut Nyanyi Karena Penghakiman Dari Gurunya Sendiri
Instagram/dr_tompi
Selebriti

Tompi membagikan sejumlah cerita perjalanan hidupnya di masa lalu. Tompi salah satunya membeberkan cerita soal dirinya yang sempat takut untuk bernyanyi karena ulah seorang guru.

WowKeren - Kemampuan Tompi sebagai musisi kenamaan Tanah Air dalam bidang tarik suara tentu sudah tidak diragukan lagi. Tompi merupakan salah satu penyanyi yang disegani dalam dunia musik Tanah Air. Tai ternyata menjadi musisi dan penyanyi tak dilaluinya dengan mulus.

Tompi nyatanya juga sempat melalui masa-masa sulit di masa lalu. Hal itu diceritakan Tompi baru-baru ini. Tompi mengatakan dirinya pernah dipandang sebelah mata dengan bakat seni dan musiknya.

"Dulu gue takut banget nyanyi pas SMP dan SMA. Gue pernah dibilang 'Wah Tompi nggak bakalan bisa jadi penyanyi'. Itu (diomongin) sama guru kesenian gue sendiri pas SMA," ujar Tompi, dilansir dari Detik.com pada Rabu (30/12).

Hal itu membuat Tompi menahan keinginannya untuk bermusik selama masa remaja. Musisi yang sekaligus berprofesi sebagai dokter ini disebut memiliki suara yang cempreng.


"Sampai gue kuliah nggak ada yang bilang 'Suara elo asyik'. Semua rata-rata bilang suara gue cempreng. Terus pas gue kuliah, gue nyanyi ada yang bilang 'Wah siapa nih?' itu pertama kali gue dapet apresiasi dan gue bingung, ini yang salah dia apa gue gitu?" ungkap Tompi.

Tompi melalui jalan panjang mengembangkan karier musiknya lewat bernyanyi. Usai diterima manggung di kampus, sahabat mendiang Glenn Fredly ini juga sempat nyanyi di kafe dan tampil sebagai penyanyi di acara pernikahan.

Tompi mengatakan dirinya bersyukur keinginan bermusiknya bisa tersalurkan mengetahui banyak orang yang menyukai caranya bernyanyi. "Gue sampai bertanya, ada apa sama orang Jakarta. Mereka bilang suara mas Tompi unik deh, gue kayak ini yang salah mereka apa masa lalu gue?" tutur Tompi terheran-heran.

Besar di Aceh disebut Tompi ia melihat sejumlah perbedaan. Berbeda dengan Jakarta, di Aceh ia menyebut industrialnya sangat tipikal. "Yang bagus itu yang begini kalau lo nggak begini elo nggak bagus. Mungkin begitu ya, sementara di Jakarta kita udah ada di level pengen nyari sesuatu yang nggak sama dong," pungkas Tompi.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts