Polda Metro Jaya membenarkan kabar yang menyebutkan mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, sakit di dalam rutan tetapi enggan menerima bantuan oksigen dari dokter.
- Nidya Putri
- Jumat, 08 Januari 2021 - 10:44 WIB
WowKeren - Polda Metro Jaya membenarkan kabar jika mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq tengah sakit di dalam rutan. Meski demikian, Rizieq enggan menerima bantuan oksigen dari dokter.
Menurut Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Rahmat, pada malam tahun baru Rizieq memang mengeluhkan tidak enak badan. "Pada saat malam tahun baru anggota kan kontrol tuh, dia (Habib Rizieq) bilang enggak enak badan terus panggilin dokter. Dokter kita kan ada stand by," kata Rahmat dilansir CNNIndonesia, Jumat (8/1).
Rahmat menjelaskan jika Rizieq sempat mengaku mengalami sesak nafas. Kemudian, Rizieq juga mengaku bahwa dirinya memiliki riwayat penyakit jantung.
Atas kondisi itu, pihaknya kemudian menyiapkan tabung oksigen. Namun, Rizieq menolaknya dengan alasan ingin tabung oksigen yang berasal dari rumahnya. "Sama dokter dilihat, dikasih oksigen, dia enggak mau. Dia mintalah oksigen dari rumah," ungkapnya.
Lebih lanjut, Rahmat menegaskan bahwa pihaknya terus memantau kondisi kesehatan Rizieq selama berada di dalam tahanan. "Itu tiap hari beliau itu tiap hari diperiksa dokter," ujarnya.
Sementara itu, pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, menyebut kliennya mulai tak enak badan sejak malam pergantian tahun. "Lagi sakit beliau (di dalam Rutan). Jadi pada pemeriksaan kemarin kondisinya sudah sesak nafas. Seperti (dari) sakit lambung. Saya khawatir ada jantung. Awalnya diagnosanya seperti lambung naik jadi beliau sesak nafas," kata Sugito, Kamis (7/1).
Selain soal kondisi Rizieq, Sugito juga mengeluhkan bahwa birokrasi di dalam Rutan Polda Metro Jaya sangat berbelit-belit bagi Rizieq. Atas dasar itu, Sugito pun mengajukan keberatan kepada pihak Polda Metro Jaya atas kondisi yang dialami kliennya.
Ia juga meminta pembantaran sampai kondisi Rizieq pulih. "Makanya kondisi begini, kita ingin beliau dibantarkan dulu lah, agar kondisinya pulih. Dibantar," pungkasnya.
(wk/nidy)