Pabrik Tempe Indonesia Didirikan di Tiongkok Untuk Pertama Kalinya Dalam Sejarah
wikimedia.org
Dunia

Pabrik tersebut didirikan salah satunya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di Tiongkok yang cukup besar sekaligus untuk mempromosikan tempe sebagai salah satu ikon produk makanan Indonesia.

WowKeren - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia resmi mendirikan pabrik tempe di Tiongkok. Pabrik yang berlokasi di distrik Songjiang, Shanghai, tersebut diresmikan pada Selasa (19/1) lalu.

Pabrik tersebut akan memproduksi tempe dengan nama "Rusto Tempeh". Pabrik tersebut didirikan salah satunya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di Tiongkok yang cukup besar sekaligus untuk mempromosikan tempe sebagai salah satu ikon produk makanan Indonesia di Negeri Tirai Bambu.

"Seastar Foods menyampaikan apresiasi dan merasa bangga kepada pihak pimpinan perusahaan dan timnya yang sudah berhasil membuka jalan dalam mempromosikan tempe sebagai makanan khas Indonesia di pasar China melalui Shanghai," tutur Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, dalam keterangan tertulis pada Kamis (21/1).

Menurut Djauhari, tempe masih sangat terbatas di Tiongkok karena hanya dikenal di kalangan diaspora Indonesia dan warga setempat yang pernah tinggal atau mengunjungi Indonesia. Oleh sebab itu, Djauhari berharap agar pabrik tempe ini bisa menjadi salah satu jejak kuliner Indonesia di pasar Tiongkok.


"Oleh karena itu kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia di Shanghai," kata Djauhari. "Baik dari KJRI, para pengusaha dan perwakilan perusahaan Indonesia di Shanghai, para pelajar dan mahasiswa Indonesia, maupun kalangan diaspora pemerhati Indonesia yang menjadi roda pendorong dan mempromosikan tempe di kalangan masyarakat Tiongkok."

Sebenarnya, tempe juga sudah banyak dijual di marketplace Tiongkok seperti Taobao dan Alibaba yang menjual berbagai produk makanan Indonesia. Namun demikian, produk yang dijual masih dalam jumlah yang sangat terbatas dan hanya dikenal oleh penggemar tempe asal Indonesia yang merantau di Tiongkok.

"Keberadaan pabrik tempe di Tiongkok menunjukkan kecintaan anak bangsa untuk mempromosikan kuliner Indonesia melalui tempe sebagai wujud nyata tidak saja diplomasi ekonomi Indonesia di Tiongkok, juga menjadi tools dalam diplomasi kuliner Indonesia memasuki pasat kuliner Tiongkok yang begitu besar dan terbesar di dunia saat ini," pungkas Djauhari.

Acara peresmian pabrik tempe tersebut dihadiri oleh sejumlah pengusaha dan masyarakat Indonesia. Selain itu, turut hadir pula Wakil Dubes RI Beijing, President dan Chairman Indonesia Chamber of Commerce in China Region (INACHAM), VP Bank Mandiri Shanghai, Atase Perdagangan KBRI Beijing, serta officials team KBRI Beijing dan KJRI Shanghai.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts