Trailer Baru 'Raya and The Last Dragon' Tampilkan Pertemuan dengan Naga Terakhir
Waltt Disney Pictures
Film

Tim produksi 'Raya and The Last Dragon' mengaku terinspirasi dari mitos di Asia Tenggara. Tim kreatif pun mengambil latar Indonesia, Thailand, dan Vietnam dalam melakukan riset.

WowKeren - Setelah melepas trailer perdana pada Oktober 2020 lalu, kini Disney merilis cuplikan baru film animasi teranyar mereka, "Raya and the Last Dragon".

Trailer berdurasi 2,5 menit itu dibuka dengan adegan pendekar perempuan bernama Raya menemukan bayi sedang menangis di satu ruas jalan. Tak disangka, bayi itu memiliki kekuatan luar biasa dan langsung menendang wajah Raya hingga perempuan itu tersungkur.

Setelah menyadari kemampuan bayi itu, Raya menyadari bahwa anak kecil tersebut dapat diajak bekerja sama untuk mengatasi perang di kampung halamannya. Raya kemudian bercerita bahwa ketegangan di kampung halamannya sudah dirasakan sejak lama. Ayah Raya berkata kepadanya bahwa warga sekitar sebenarnya bisa bersatu kembali, tapi harus ada yang berani mengambil langkah pertama.

"Untuk mengembalikan perdamaian, kita harus menemukan naga terakhir," ujar Raya.

Trailer itu juga memperlihatkan Raya yang masuk ke dalam sebuah goa, berharap dapat menemukan sang naga terakhir. Ia akhirnya bertemu dengan seekor naga bernama Sisu.

Ia mengatakan kepada Sisu bahwa orang-orang di kampung halamannya sangat membutuhkan bantuan sang naga. Namun, Sisu meragukan kekuatannya sendiri. Trailer ini ditutup dengan adegan ketika Sisu tiba-tiba berubah menjadi perempuan berambut ungu.


Film ini akan mengikuti kisah kehidupan Raya, seorang pejuang tunggal dari kerajaan fantasi Kumandra. Dia bekerja sama dengan armadillo canggung bernama Tuk Tuk dalam upaya menemukan Naga Terakhir alias Sisu demi membawa pencerahan serta persatuan kembali ke dunia mereka. Sang Naga Terakhir ditinggalkan naga-naga lain di Bumi untuk berjaga kalau-kalau kekuatan gelap kembali.

"Raya and the Last Dragon" mengikuti jejak film "Moana" yang menceritakan kisah asli berdasarkan mitos dan budaya dari wilayah tertentu. Tim produksi mengaku terinspirasi dari mitos di Asia Tenggara. Tim kreatif pun mengambil latar Indonesia, Thailand, dan Vietnam dalam melakukan riset.

"Raya and the Last Dragon" sendiri ditulis oleh penulis skenario "Crazy Rich Asians", Adele Lim. Kisahnya mengikuti karakter Raya (disuarakan Kelly Marie Tran). Selain Tran, aktris Awkwafina juga bakal turut ambil bagian dalam film animasi ini.

Awkwafina ditunjuk untuk menjadi pengisi suara karakter Sisu, atau sang naga terakhir. Sisu dikisahkan sengaja ditinggalkan naga-naga lain di Bumi untuk berjaga kalau-kalau kekuatan gelap kembali.

"Raya and the Last Dragon" akan disutradarai oleh Paul Briggs dan Dean Wellins. Tentunya ini menjadi debut duo Story Artist Disney yang menggarap "Big Hero 6" dan "Frozen" tersebut sebagai sutradara. Sedangkan Osnat Shurer, yang sebelumnya menangani "Moana", didapuk sebagai produser dalam proyek ini.

Sementara itu, "Raya and the Last Dragon" tentunya menjadi film Disney selanjutnya yang dirilis setelah "Onward", yang dibintangi oleh Tom Holland dan Chris Pratt, yang telah tayang lebih dulu. "Raya and The Last Dragon" sendiri akan dirilis pada 5 Maret 2021 mendatang.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts