Ridwan Kamil Rekrut 5 Ribu 'Pembela Negara' Jadi Petani 4.0, Sampai Janji Carikan Istri?
Instagram/ridwankamil
Nasional

Gubernur Jawa Barat itu mencari 5 pemuda-pemudi yang berkenan menjadi petani 4.0. Tak hanya diberi modal, mereka juga akan dipinjami tanah hingga jaminan pengelolaan hasil tani.

WowKeren - Tahun 2021? Jadi petani? Jangan salah! Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bahkan memperkenalkan program petani 4.0 yang sasarannya adalah anak-anak muda.

Bahkan dalam cuitan rekrutmennya, sang gubernur menyamakan para muda-mudi yang berkenan menjadi petani 4.0 ini sebagai pembela negara. Lewat program ini, nantinya para petani yang direkrut akan dipinjami tanah seluas 2 ribu meter persegi, diberi modal dari bank setempat, dan hasil pertaniannya akan langsung dikelola oleh Agro Jabar.

"DICARI 5000 ANAK MUDA JAWA BARAT YANG MAU BELA NEGARA DENGAN MENJADI PETANI 4.0. Daripada nganggur dan banyak rebahan melamun, mending gabung aja," ajak Kang Emil, demikian biasa ia disapa, lewat Twitter resminya pada Rabu (27/1) malam.

"Tanah subur masing-masing dipinjamkan 2000 m2 dari pemprov. Modal dari bank BJB dan hasil langsung dibeli oleh Agro Jabar," imbuhnya, dilansir pada Kamis (28/1).

Twitter/ridwankamil


Disebutkan Emil, pendaftaran akan dimulai pekan depan. Namun bukan cuma menjanjikan modal serta pengelolaan hasil tani, Emil bahkan menjanjikan akan mencarikan istri!

"Pendaftaran akan dimulai minggu depan. Daripada jadi pengangguran kan? Salah satu syaratnya mau tinggal ngekos di desa. Menikahi kembang desa adalah pilihan," tulis Emil.

Menurut Emil, rencana pertanian 4.0 yang dipromosikannya ini merupakan implementasi revolusi pertanian di 2021. Selain merekrut petani-petani muda yang turut memaksimalkan penggunaan teknologi dalam bercocok tanam, Emil juga meresmikan smart green house di Wanaraja Garut.

"Disini produksi pertanian bisa 2 kali lipat hanya dengan konsumsi air hanya 20 persen dari biasanya, berkat teknologi pertanian infus yang diterapkan. Dan bisa bertani selama full 12 bulan tanpa terpengaruhi dinamika cuaca," pungkas Emil. "HAYU, Tinggal di desa, rejeki kota, bisnis mendunia."

Sementara itu, program intensifikasi pertanian terus digalakkan di berbagai daerah Indonesia. Ditambah dengan implementasi industri 4.0, kini pertanian pun terus ditunjang dengan teknologi mutakhir.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts