Libur Imlek, Volume Penumpang KAI Dilaporkan Naik Meski Masih Pandemi COVID-19
Nasional
Imlek 2021

Peningkatan volume penumpang KAI dari berbagai daerah mulai dilaporkan menyusul liburan panjang karena Imlek. Padahal pemerintah sudah mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas.

WowKeren - Pandemi COVID-19 yang belum berakhir menyebabkan Hari Raya Imlek 2021 ini diselenggarakan dengan berbagai pembatasan. Meski demikian pemerintah tetap menjadikan hari raya tersebut sebagai libur nasional, yang ternyata malah memicu "pembengkakan" volume penumpang kereta api.

Salah satu yang mencatatkan penambahan volume penumpang adalah PT KAI Daop 1 Jakarta yang melaporkan adanya belasan ribu penumpang yang berangkat pada Kamis (11/2) hari ini. "Angka keberangkatan tertinggi terjadi pada Kamis 11 Februari 2021, yaitu 10.200 penumpang yang akan berangkat dari Area Daop 1 Jakarta," terang Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, merujuk pada data pemesanan tiket dari keberangkatan Stasiun Senen dan Stasiun Gambir.

Eva menyebut setidaknya ada 16 ribu penumpang yang berangkat dari Daop 1 Jakarta pada 11-14 Februari 2021. Melansir Tempo, data ini kemungkinan masih berubah dengan adanya reservasi tambahan atau pembelian tiket go show 3 jam sebelum berangkat.

Disebutkan tujuan yang rata-rata diambil para penumpang ini adalah Bandung, Surabaya, Solo, Malang, Tegal, dan Yogyakarta. Kenaikan serupa juga dilaporkan oleh PT KAI Daop 2 Bandung.


Manager Humas di Daop tersebut, Kuswardoyo, menyebut hari ini merupakan puncak arus perjalanan kereta api. "Memang ada sedikit peningkatan untuk keberangkatan hari ini dari Bandung untuk perjalanan ke Jateng dan Jatim, dengan peningkatan berkisar 20 persen jika dibandingkan hari libur biasa," tutur Kuswardoyo, dilansir dari Sindo News.

Namun tambahan penumpang tidak hanya berasal dari rute barat ke timur. Kepala Stasiun Kereta Api Kediri, Jawa Timur misalnya, melaporkan bahwa antusiasme penumpang terutama yang ke arah Bandung dan Jakarta tetap tinggi menyambut akhir pekan panjang besok.

"Secara umum tujuan Bandung dan Jakarta yang selalu mengalami kenaikan. Karena kalau ke Bandung melewati Jogja dan sekitarnya. Jadi masyarakat sebagian besar ambil tiket kereta api tujuan itu," kata Wahyudi Cahyadi, dikutip dari SURYA.CO.ID.

Hanya saja Wahyudi mengakui belum bisa memberikan data secara pasti soal kenaikan jumlah penumpang. "Yang jelas kenaikan ini kita prediksi tak jauh beda dari perayaan Imlek sebelumnya," pungkasnya.

Pemerintah sendiri sudah mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas selama akhir pekan panjang besok. Namun di sisi lain, regulasi untuk calon penumpang kereta api di tengah pandemi COVID-19 pun tetap disiapkan, seperti dijelaskan di sini.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts