Kabar Baik! Pemerintah Akan Renovasi Ribuan Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Kuningan
Pxhere
Nasional

Pemerintah pusat dan daerah tengah berencana untuk merenovasi lebih dari empat ribu rumah tidak layak huni di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Program tersebut ditargetkan rampung tahun ini.

WowKeren - Kabar gembira datang untuk masyarakat Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sebanyak 4.775 rumah tidak layak huni (rutilahu) akan direnovasi secara gratis oleh pemerintah pada tahun ini.

Dari jumlah tersebut, 1.500 unit memperoleh Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah Pusat. Sedangkan 2.775 unit menerima bantuan dari Pemprov dan 500 unit lainnya akan diperbaiki dengan dana APBD Kabupaten Kuningan.

Penyaluran bantuan tersebut akan tersebar di 108 desa di Kabupaten Kuningan. Para calon penerima manfaat berasal dari usulan desa atau kelurahan melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) atau Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

Usulan tersebut akan melalui tahap verifikasi pemerintah kabupaten untuk dimasukkan dalam daftar sistem perencanaan dan penganggaran terintegrasi antara Pemprov Jabar, Pemkab Kuningan serta Pemerintah Pusat. Dengan begitu, program ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional di wilayah Jawa Barat.


"Kabupaten Kuningan ini masuk tiga besar sebagai penerima bantuan rumah tidak layak huni di Jawa Barat. Dengan begitu kita berikan selamat kepada Bupati Kuningan, karena bupati bersama tim sangat responsif dan antusias sehingga dapat lebih bagus dari kota dan kabupaten lainnya," kata Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jabar Boy Iman kepada awak media, Selasa (23/2).

Di sisi lain, Bupati Kabupaten Kuningan yakni Acep Purnama menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Jabar khususnya Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar atas bantuan tersebut. "Saya senang karena syarat seorang hidup layak, apabila orang tersebut menempati sebuah lahan di sebuah rumah dan bangunan yang layak dan dapat memenuhi standar kebutuhan hidup," ujar Acep.

Acep juga menjelaskan bahwa program rutilahu ini sudah berjalan cukup lama di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, program ini dilaksanakan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat setempat.

"Kita harus melihat batasan untuk menerapkan dan mencari indikator rumah tidak layak huni, untuk benar-benar diterapkan. Sehingga akan tepat guna dan tepat sasaran kepada masyarakat yang hak dan berhak, dengan begitu akan terbangun kesejahteraan penuntasan kemiskinan," pungkasnya.

Sementara itu, pemerintah setempat akan melakukan verifikasi data hingga tingkat terbawah yakni RT, RW, Desa atau Kelurahan. Dengan begitu, mereka berharap program ini bisa tepat sasaran dan benar-benar membantu warga kurang mampu.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts