Longsor Timpa Ponpes di Pamekasan, 5 Santri Meninggal Dunia
wikimedia.org
Nasional

Menurut Kapolsek Pasean Iptu Togiman, proses evakuasi longsor di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Jawa Timur, tersebut sempat terkendala oleh faktor cuaca.

WowKeren - Asrama putri Pondok Pesantran An-Nidhamiyah di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Jawa Timur, tertimbun longsor pada Rabu (24/2) dini hari tadi. Longsor tersebut disebabkan oleh hujan deras yang disertai dengan angin kencang.

Akibatnya, lima orang santri putri dilaporkan meninggal tertimbun tanah. Para korban jiwa tersebut bernama Robiatul Natwiyah, warga Sampang; Santi, warga Jember; Nabila, warga Sumenep; Nor Aziziah, warga Jember; dan Sitti Qomariah, warga Jember.

Satu orang santri lainnya yang bernama Nurul Qomariah mengalami patah tulang akibat insiden tersebut. Menurut Kapolsek Pasean Iptu Togiman, korban patah tulang tersebut mendapat perawatan di Puskesmas Pasean.

Togiman juga menjelaskan bahwa proses evakuasi longsor sempat terkendala oleh faktor cuaca. "Yang menyulitkan sementara untuk evakuasi karena cuaca belum cerah, masih hujan," jelas Togiman.


Sementara itu, lokasi Ponpes yang berada di dekat tebing diduga membuat para santri kesulitan menyelamatkan diri saat longsor terjadi. "Pondok pesantren ini memang berada persis belakangnya daerah tebing. Bukan pegunungan, tebing. Ya, sangat mudah longsor," terang Togiman dilansir Suara Surabaya.

Para jenazah korban longsor pun kini telah diserahkan kepada pihak keluarga. Togiman lantas mengimbau agar warga yang tak memiliki kepentingan tidak mendekati lokasi kejadian.

"Lokasi sekarang Alhamdulillah aman kondusif," kata Togiman. "Dan kami mengimbau masyarakat tidak mendekati lokasi dan kami lakukan police line."

Di sisi lain, tokoh masyarakat lokal bernama Amin mengungkapkan evakuasi tiga dari lima korban jiwa menemui kesulitan karena curah hujan yang tinggi. "Tiga korban ini ditimbun tanah. Jadi kami dengan masyarakat sekitar dan para santri langsung bergegas ke lokasi untuk menyelamatkan santri lain," ungkap Amin.

Sedangkan pengasuh Ponpes K. Muhaidi menyampaikan terima kasihnya kepada tim evakuasi. "Kami mengucapkan terima kasih telah ikut berpartisipasi menolong anak asuh kami," pungkasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait