Bukan Moeldoko, Sosok Ini yang Malah Siap Maju Jadi Ketum Demokrat Pasca Kudeta-KLB
Instagram/marzukialie
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

Marzuki Alie mengaku siap menjadi Ketum Partai Demokrat jika kuorum Kongres Luar Biasa menghendaki dan terpenuhi. KLB ini masih kelanjutan dari isu kudeta Demokrat beberapa waktu lalu.

WowKeren - Nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ikut terseret dalam geger upaya kudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Dan imbasnya, kini Partai Demokrat telah memecat 7 kader yang disebut terlibat dalam upaya kudeta tersebut.

Kemelut tersebut tak berakhir lantaran kini beredar isu Demokrat akan menggelar Kongres Luar Biasa. Namun bukannya mengajukan Moeldoko, malah sosok Marzuki Alie yang mengaku siap menjadi Ketua Umum Demokrat jika diminta dalam forum KLB.

"Ya (siap), kalau diminta saya tidak bisa menolak," ujar Marzuki, Selasa (2/3). Perihal kesediaannya ini, dijelaskan Marzuki merupakan bentuk panggilan.

Namun Marzuki baru bersedia menjadi Ketum Demokrat jika KLB memenuhi kuorum. "Itu panggilan, sepanjang KLB kuorum," jelas Marzuki singkat.

Kendati demikian, Marzuki mengaku belum tahu siapa saja yang diusulkan untuk menjadi Ketum Demokrat jika KLB benar akan dilaksanakan. "Saya belum tahu," pungkasnya.


Marzuki sendiri merupakan salah satu dari 7 kader yang telah dipecat Demokrat usai ramai isu kudeta. Dalam pernyataannya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Demokrat Andi Arief mengungkap pemecatan ketujuh kader ini merupakan gelombang pertama, meski kala itu ia tak menyebutkan detail siapa saja yang "ditendang".

Marzuki dipecat Demokrat dengan alasan telah melanggar kode etik dan AD/ART partai terkait ucapan dan tingkah lakunya ihwal kebencian dan permusuhan kepada partai. Namun setelah pemecatan ini, Demokrat malah dikabarkan siap menggelar KLB.

Salah satu pendiri Demokrat, Darmizal, menyebut bahwa banyak kader partai yang menginginkan sosok lain menjadi ketua umum. Mulai dari Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Ketum Partai Emas Hasnaeni, hingga tentu saja kembali ke Moeldoko.

Kendati demikian, Darmizal menilai dinamika terkait nama calon Ketum PD masih terus berkembang. Ia hanya memastikan panitia KLB akan mempersiapkan konres dengan baik dan benar.

"Namun dinamika masih berkembang," tegas Darmizal, Senin (1/3). "Pastinya tentu akan menjadi tugas panitia kongres untuk menetapkan sesuai mekanisme kongres yang baik dan benar."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts