Tak Hanya Pengguna Mobil, Pengendara Sepeda Motor Juga Bisa Ikuti Vaksinasi Corona Drive Thru
Reuters/Dado Ruvic
Nasional
Vaksin COVID-19

Wamenkes dr Dante Saksono menyatakan bahwa vaksinasi Corona drive thru juga bisa diikuti oleh pengendara sepeda motor, sehingga tidak terbatas pada pengguna mobil saja.

WowKeren - Pemerintah melakukan sejumlah upaya untuk mempercepat proses vaksinasi Corona di Tanah Air. Salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi drive thru di kawasan Bali dan Jakarta. Sesuai dengan namanya, pemberian vaksin dilakukan tanpa harus turun dari kendaraan, sehingga dapat mencegah kerumunan sekaligus mempercepat proses penyuntikan.

Jika vaksinasi drive thru telah dilakukan pada sejumlah pengguna roda empat, tak lama lagi pengguna sepeda motor dapat merasakan layanan serupa. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Wamenkes dr Dante Saksono dalam sebuah diskusi virtual pada Selasa (2/3).

"Drive thru ini salah satu akselerasi kita kerjakan untuk mempercepat proses penyuntikan vaksinasi. Vaksinasi ini bisa menggunakan drive thru beberapa line mobil kemarin sudah kita terapkan di Bali," kata Dante.

"Nah proses akselerasi-akselerasi juga modifikasi seperti ini akan juga jalan. Baik itu drive dengan menggunakan mobil maupun drive thru dengan menggunakan motor," sambungnya.


Kendati demikian, Dante enggan merinci kapan vaksinasi drive thru untuk pengendara sepeda motor dimulai. Ia hanya dapat memastikan bahwa targetnya sesuai dengan kelompok prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Misalkan sekarang targetnya lansia dan pelayanan publik tetap kita prioritaskan bahwa drive thru nanti misalkan motornya harus membawa lansia," pungkasnya.

Sementara itu, ada beberapa tahap yang harus dilalui penerima saat melakukan registrasi vaksinasi drive thru. Pertama, mereka harus menyerahkan KTP untuk diverifikasi serta mengisi lembar skrining. Setelah itu kendaraan diarahkan menuju zona skrining kesehatan.

Petugas medis kemudian melakukan beberapa pemeriksaan dasar seperti cek suhu, tekanan darah hingga mengajukan pertanyaan tambahan. Jika dinilai layak, penerima diarahkan menuju area penyuntikan vaksin COVID-19. Setelah itu mereka dipersilakan menuju area observasi.

Di area ini, penerima harus memberikan peringatan dengan membunyikan klakson jika menunjukkan reaksi tertentu setelah divaksin. Bila tidak merasakan reaksi apapun, mereka diperbolehkan bergerak ke area pengambilan sertifikat dan menunggu penyuntikan tahap kedua.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts