Kepala Komando Antariksa Prancis, Michel Friedling mengungkapkan bahwa latihan militer luar angkasa ini merupakan yang pertama kalinya di Prancis dan juga di Eropa.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 10 Maret 2021 - 20:12 WIB
WowKeren - Prancis meluncurkan latihan militer luar angkasa untuk pertama kalinya pekan ini. Latihan ini dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan militer dalam mempertahankan satelit dan peralatan pertahanan lainnya dari berbagai serangan.
Operasi yang diberi nama "AsterX" tersebut akan terdiri dari 18 peristiwa simulasi di ruang operasi. "Serangkaian peristiwa muncul dan menciptakan situasi krisis atau ancaman terhadap infrastruktur luar angkasa kami," ungkap Kepala Komando Antariksa Prancis, Michel Friedling, dilansir Deutsche Welle pada Rabu (10/3).
Menurut Friedling, latihan militer luar angkasa ini merupakan yang pertama kalinya di Prancis dan juga di Eropa. Selama pelatihan ini, militer Prancis akan memantau objek luar angkasa yang berpotensi berbahaya dan juga ancaman terhadap satelit negara. Skenario tersebut didasarkan pada krisis antara negara yang memiliki kemampuan luar angkasa dan negara lain yang memiliki perjanjian bantuan militer dengan Prancis.
Adapun latihan ini berjalan selama lima hari, yakni mulai 8-12 Maret 2021. Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikan dan Badan Antariksa Jerman juga mengambil bagian dalam latihan ini.
Sebagai informasi, Komando Pasukan Luar Angkasa Prancis didirikan pada 2019 lalu dan diperkirakan memiliki 500 personel pada 2025. Investasi dalam program luar angkasa ditetapkan mencapai EUR 4,3 miliar dalam periode waktu enam tahun.
"Sekutu dan musuh kami sedang memiliterisasi ruang angkasa ... kami perlu bertindak," terang Menteri Pertahanan Florence Parly pada 2019.
Komando Pasukan Luar Angkasa tersebut dibentuk usai Prancis mengalami sejumlah insiden pada fasilitas anatariksanya. Prancis diketahui sempat menuduh Rusia mencoba mencegat transmisi dari satelit Prancis-Italia yang digunakan kedua negara untuk komunikasi jalur aman pada 2018 lalu.
Selain pembentukan Komnado Pasukan Luar Angkasa itu, Prancis juga berencana mengembangkan senjata laser anti-satelit. Mereka juga berencana memperkuat kemampuan pengawasan di daerah yang diyakini bisa menjadi teater konfrontasi utama antara kekuatan-kekuatan di Bumi.
(wk/Bert)