Heboh Isu Presiden 3 Periode, Arief Poyuono Nilai 85 Persen Rakyat Indonesia Bakal Setuju
YouTube/Najwa Shihab
Nasional

Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono lantas turut angkat bicara mengenai isu Presiden tiga periode ini. Menurut Poyuono, jabatan Presiden dua periode kurang jika dilihat dari sisi ekonomi.

WowKeren - Isu Presiden tiga periode belakangan ini kembali ramai dibahas. Presiden Joko Widodo bahkan kembali menegaskan bahwa dirinya tidak berniat untuk menjadi Kepala Negara selama tiga periode.

Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono lantas turut angkat bicara mengenai isu Presiden tiga periode ini. Menurut Poyuono, jabatan Presiden dua periode kurang jika dilihat dari sisi ekonomi.

"Dulu anggota-anggota MPR yang membuat (jabatan Presiden) dua periode itu mikir enggak sih kalau dua periode diterapkan di Indonesia dengan keadaan landscape politik yang berbeda dengan Amerika, budaya politik yang berbeda, punya dampak terhadap perekonomian di Indonesia," tutur Poyuono kala menjadi narasumber di program "Mata Najwa" edisi Rabu (17/3). "Dua periode yang kita copy paste itu kan lebih mendekat pada konstitusinya Amerika."

Poyuono lantas menjelaskan bahwa di Amerika Serikat hanya terdapat dua partai. Sedangkan jumlah partai di Indonesia disebutnya "berkarung-karung" alias sangat banyak.


"Artinya tidak ada stabilitas di dalam kepemimpinan nasional. Artinya waktu 10 tahun itu sangat kurang," jelas Poyuono. "Makanya kenapa selama Reformasi yang terjadi bukan industrialisasi tetapi deindustrialisasi. Investasi jangka panjang pun sedikit, karena investor takut masuk ke Indonesia."

Najwa Shihab selaku pembawa acara lantas menanyakan apakah Poyuono yakin pandangannya tersebut bisa diterima masyarakat. Poyuono lantas menyatakan bahwa dirinya yakin 85 persen masyarakat Indonesia setuju aturan jabatan Presiden tiga periode.

"Kalau untuk hari ini saya meyakini 85 persen rakyat Indonesia setuju kalau (Presiden) tiga periode," kata Poyuono. "Tiga periode itu kan bukan artinya selama-lamanya. Tiga periode."

Poyuono juga mengungkapkan alasan dirinya yakin banyak rakyat yang setuju dengan wacana Presiden tiga periode ini. Salah satunya adalah karena Jokowi dinilainya berhasil menangani masalah virus corona (COVID-19).

Di sisi lain, MPR RI sebelumnya juga sempat menanggapi hebohnya isu Presiden tiga periode ini. Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid menegaskan sejauh ini belum ada usulan memperpanjang masa jabatan presiden menjadi tiga periode ke MPR RI.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!