Doa Paus Fransiskus Untuk Korban Bom Gereja Katedral Makassar
Instagram/franciscus
Dunia
Ledakan Gereja Katedral Makassar

Paus Fransiskus mendoakan para korban ledakan di Gereja Katedral Makassar dalam doa Malaikat Tuhan (Angelus) usai misa Minggu Palma di Basilika Santo Petrus, Vatikan.

WowKeren - Ledakan bom yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3) kemarin mengejutkan banyak pihak. Paus Fransiskus pun turut mendoakan Indonesia atas insiden ledakan bom tersebut.

"Mari kita berdoa untuk seluruh korban kekerasan," tutur Paus Fransiskus dalam doa Malaikat Tuhan (Angelus) usai misa Minggu Palma di Basilika Santo Petrus, Vatikan. "Terutama korban serangan di Indonesia pagi ini, di depan Gereja Katedral Makassar."

Sebagai informasi, insiden yang diduga merupakan aksi bom bunuh diri ini terjadi pada Minggu (28/3) sekitar pukul 10.28 WITA. Menurut Pastor Wilheminus Tulak, petugas keamanan gereja sejak awal sudah mencurigai gerak-gerik dua orang yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Upaya sang pelaku untuk memaksa masuk pun ditahan oleh petugas keamanan, dan saat itulah bom kemudian meledak. Ledakan tersebut diakui Wilhelminus terdengar sangat keras, bahkan dilaporkan sampai memecahkan kaca-kaca hotel di selatan Gereja Katedral Makassar.


Dua orang terduga pelaku yang tewas di tempat disebut Polri merupakan pasangan suami istri yang baru menikah selama enam bulan. "Betul pelaku pasangan suami istri baru menikah enam bulan," terang Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono, kepada awak media, Senin (29/3).

Namun demikian, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap apakah ada pelaku lainnya atau tidak. Polisi juga masih melakukan penggeledahan di sejumlah tempat untuk mencari barang bukti, termasuk rumah pelaku.

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo telah mengutuk keras tindakan keji yang lagi-lagi menyasar tempat ibadah di Indonesia. Ia pun menegaskan jika aksi terorisme ini tidak ada kaitannya dengan ajaran agama apapun. Tindak kejahatan ini hanya dilakukan oleh orang-orang yang selalu mengatasnamakan agama.

"Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun," tutur Jokowi. "Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts